Rusia Memanggil Kaum Muda Dunia, Menyongsong International Festival of Youth 2026 di Ekaterinburg

- Redaksi

Sabtu, 28 Februari 2026 - 00:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detikdimensi.com, Jakarta – Di tengah dinamika geopolitik global yang kian kompleks, Republik Federasi Rusia kembali menegaskan perannya sebagai jembatan persahabatan antar-bangsa melalui pengumuman resmi penyelenggaraan _International Festival of Youth_ (IFY) 2026. Acara yang dijadwalkan berlangsung pada 11 hingga 17 September 2026 di kota Ekaterinburg ini, diprediksi akan menjadi magnet bagi ribuan pemimpin muda dari seluruh penjuru dunia.

 

Keputusan besar ini secara resmi ditandatangani oleh Presiden Vladimir Putin pada akhir Desember 2025, menempatkan IFY 2026 sebagai bagian integral dari proyek nasional _”Youth and Children”_. Dengan slogan inspiratif _”Follow your dream. Together with Russia”_, festival ini bertujuan menciptakan ruang dialog internasional yang terbuka dan jujur bagi generasi masa depan.

ADVERTISEMENT

Ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Hal tersebut diungkapkan Duta Besar Republik Federasi Rusia untuk Indonesia, YM Mr. Sergei Tolchenov, kepada sejumlah media pada acara _press-briefing_ bertempat di kediaman Dubes Rusia, Jl. Karet Pedurenan No. 1, Kuningan, Jakarta Selatan, pada Kamis, 26 Februari 2026. Acara tersebut dirangkaikan juga dengan buka puasa bersama para staf Kedubes dengan ratusan awak media yang hadir.

 

Menurut Dubes Sergei Tolchenov, sebanyak 10.000 peserta dari 190 negara akan berkumpul di Ekaterinburg. Komposisinya dibagi secara proposional: 5.000 pemuda dari Rusia dan 5.000 peserta internasional, termasuk delegasi dari Indonesia yang selalu menjadi mitra strategis dalam ajang kepemudaan Rusia. Keunikan festival ini juga terletak pada keterlibatan 1.000 remaja usia 14-17 tahun, memberikan kesempatan bagi tunas-tunas muda untuk mulai membangun jejaring global sejak dini.

Baca Juga :  SMKN 1 Magetan Gelar Pondok Ramadan, Dengan Kegiatan Positif 

 

Festival ini tidak hanya sekadar ajang berkumpul, tetapi juga platform untuk menampilkan praktik terbaik Rusia dalam berbagai bidang inovasi, seni, dan pendidikan. Rusia ingin menunjukkan wajah aslinya sebagai negara dengan peluang tanpa batas bagi siapa pun yang berani bermimpi.

 

Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (Ketum PPWI), Wilson Lalengke, yang hadir atas undangan khusus di acara itu, menyatakan dukungan penuh terhadap program inovatif Pemerintah Rusia tersebut. Menurutnya, keterlibatan pemuda Indonesia dalam IFY 2026 adalah langkah strategis untuk memperluas cakrawala intelektual dan budaya.

 

“Saya sangat mendukung terselenggaranya _International Festival of Youth 2026_. Ini adalah bentuk diplomasi rakyat _(people-to-people diplomacy)_ yang hakiki. Pemuda kita tidak boleh hanya menjadi penonton dalam perubahan global; mereka harus berani tampil di panggung internasional untuk menyuarakan nilai-nilai ke-Indonesiaan sekaligus menyerap ilmu dari peradaban lain,” ujar Wilson Lalengke kepada wartawan usai _press-briefing_ di tempat acara.

Baca Juga :  Kantor Desa Lebak Wangi Akan Melayani Masyarakat 24 jam

 

Tokoh pers nasional itu juga menekankan bahwa Rusia memiliki sejarah panjang dalam menghargai integritas dan kejujuran dalam persahabatan. “Rusia adalah negara yang sangat terbuka bagi mereka yang mau belajar dengan jujur. Melalui festival ini, pemuda Indonesia dapat membangun jaringan yang kokoh tanpa sekat-sekat ideologi yang kaku. Saya mendorong para pemuda di tanah air, dari Sabang sampai Merauke, untuk segera mendaftarkan diri,” tambah Wilson Lalengke.

 

Beberapa lokasi utama yang akan digunakan sebagai tempat kegiatan festival antara lain kampus Universitas Federal Ural, yang diresmikan oleh Presiden Putin pada tahun 2026 ini, dan Pusat Pameran Internasional Ekaterinburg-Expo. Selain itu, seluruh kota Ekaterinburg akan disulap menjadi “Kota Pemuda Dunia,” dengan konser, program budaya, dan festival yang tersebar di segenap ruang kota, yang memungkinkan penduduk kota untuk merasakan semangat pertukaran internasional.

 

Festival ini akan didukung oleh 2.000 relawan, yang direkrut secara online melalui situs Dobro.rf hingga 31 Maret 2026. Relawan akan membantu dalam logistik, akreditasi, dukungan delegasi, dan pembuatan konten. Setelah program utama, peserta asing akan bergabung dengan ekspedisi regional di 30 wilayah Rusia, dan untuk pertama kalinya, ekspedisi ke Abkhazia, untuk memperdalam pemahaman budaya dan sejarah.

Baca Juga :  Upacara Penutupan Dikbangum SBP T.A. 2026, 530 Bintara Polair Resmi Akhiri Masa Pendidikan

 

Pendaftaran untuk ajang bergengsi ini telah dibuka melalui situs resmi WYF dan akan berlangsung hingga 30 April 2026. Partisipasi aktif Indonesia, yang dikoordinasikan melalui _Indonesia National Preparatory Committee_ (INPC), diharapkan dapat kembali mencatatkan sejarah sebagaimana kesuksesan delegasi Indonesia pada _World Youth Festival 2024_ di Sirius.

 

Bagi generasi muda, IFY 2026 adalah undangan untuk melihat dunia dengan perspektif baru. Sebagaimana pesan yang dibawa festival ini, kini adalah saatnya bagi setiap individu untuk menemukan panggilan hidupnya dan mewujudkan impian bersama masyarakat dunia yang lebih harmonis. Ekaterinburg sudah siap menyambut masa depan; pertanyaannya, siapkah pemuda Indonesia menjadi bagian darinya?

 

Festival Pemuda Internasional 2026 di Ekaterinburg akan menjadi tonggak sejarah dalam diplomasi pemuda global. Dengan 10.000 peserta, program yang komprehensif, dan ekspedisi inovatif, festival ini mewujudkan semangat persatuan dan kreativitas. Event dunia yang didukung oleh tokoh-tokoh internasional Indonesia seperti Wilson Lalengke ini menjanjikan inspirasi bagi generasi muda untuk mengejar impian mereka dan bekerja sama demi dunia yang lebih adil dan kooperatif.

 

(TIM REDAKSI)

Berita Terkait

PKB Mageta Gelar Muscab 2026, Suratno : Siapapun Pemimpinnya Tetap Kita Dukung
Polres Ngawi Teguhkan Komitmen Rekrutmen Bersih, Gelar Pakta Integritas dan Sumpah Penerimaan Polri 2026
Israel’s New Death Penalty Law Sparks Global Condemnation, Wilson Lalengke: “Respect Human Rights, Abolish This Law”
Gubernur Aceh Kunjungi Korban Pengeroyokan di Polda Metro Jaya: Kapolri Harus Memberi Atensi Khusus
Tak Kunjung Dibayar PUPR, Warga Suka Baru Lampung Selatan Daftarkan Eksekusi ke PN Kalianda
Maroko Bantu AS Bongkar Jaringan Narkoterorisme dan Perdagangan Senjata Internasional
Kosta Rika Dukung Rencana Otonomi Sahara Maroko di Bawah Kedaulatan Maroko
Hukum Rimba di Kantor Polisi, Ditonton Polisi; Wilson Lalengke Desak Kapolri Tangkap Fadh Arafiq dan Istrinya
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 4 April 2026 - 14:22 WIB

PKB Mageta Gelar Muscab 2026, Suratno : Siapapun Pemimpinnya Tetap Kita Dukung

Rabu, 1 April 2026 - 10:51 WIB

Polres Ngawi Teguhkan Komitmen Rekrutmen Bersih, Gelar Pakta Integritas dan Sumpah Penerimaan Polri 2026

Rabu, 1 April 2026 - 09:25 WIB

Israel’s New Death Penalty Law Sparks Global Condemnation, Wilson Lalengke: “Respect Human Rights, Abolish This Law”

Selasa, 31 Maret 2026 - 20:32 WIB

Gubernur Aceh Kunjungi Korban Pengeroyokan di Polda Metro Jaya: Kapolri Harus Memberi Atensi Khusus

Selasa, 31 Maret 2026 - 07:32 WIB

Tak Kunjung Dibayar PUPR, Warga Suka Baru Lampung Selatan Daftarkan Eksekusi ke PN Kalianda

Berita Terbaru