APBMI Jangan Giring Opini, Jangan Korbankan Pekerja Pelabuhan!

- Redaksi

Sabtu, 28 Februari 2026 - 05:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detikdimensi.com, Jakarta – Ketua Induk Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (Inkop TKBM) Pelabuhan, H. M. Nasir, menilai pernyataan Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Indonesia (APBMI) terkait kewajiban penggunaan TKBM pada kapal jenis gearless sebagai sikap yang tidak profesional dan sarat kepentingan.

 

Menurut Nasir, narasi yang dibangun APBMI bukan hanya menyesatkan, tetapi juga berpotensi menggiring opini publik seolah-olah koperasi TKBM menjadi beban dalam sistem kepelabuhanan nasional.

ADVERTISEMENT

Ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Kami menilai pernyataan APBMI sudah keluar dari koridor profesionalisme. Alih-alih mencari solusi bersama, justru membangun persepsi bahwa koperasi TKBM adalah hambatan.

 

Narasi seperti ini berpotensi memicu sentimen negatif terhadap pekerja pelabuhan,” tegas H. M. Nasir, Sabtu (28/02/2026).

Baca Juga :  PPWI Kebumen Dukung Polres Usut Dugaan Kekerasan Seksual Anak, Sunardi: Jangan Persulit Penyidik PPA

 

Ia menegaskan, koperasi TKBM dibentuk berdasarkan regulasi resmi negara dan telah menjadi instrumen penting dalam menjamin perlindungan tenaga kerja bongkar muat di seluruh pelabuhan Indonesia sejak 1969.

 

Keberadaannya bukan sekadar soal biaya operasional.

 

“TKBM adalah bagian dari sistem keselamatan kerja, kepastian tanggung jawab operasional, serta perlindungan sosial tenaga kerja. Ini bukan persoalan efisiensi semata,” ujarnya.

 

Terkait kapal gearless yang telah dilengkapi crane, Inkop TKBM menekankan bahwa aspek keselamatan, pengawasan operasional, serta tanggung jawab hukum tetap memerlukan keterlibatan tenaga kerja yang terorganisir dan memiliki legitimasi hukum.

Baca Juga :  Polsek Benda Gelar Razia Stasioner dan Patroli Mobile Antisipasi Guantibmas, Situasi Wilayah Aman Kondusif

 

“Kami tidak anti efisiensi. Tetapi efisiensi tidak boleh dijadikan alasan untuk menghilangkan peran koperasi TKBM yang sah. Penurunan biaya logistik tidak boleh mengorbankan kepastian kerja dan keselamatan pekerja pelabuhan,” tandasnya.

 

Nasir menambahkan, Inkop TKBM tetap membuka ruang dialog dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin), guna mencari solusi yang adil dan proporsional.

 

Ia juga berharap semua pihak mendapatkan informasi yang berimbang, bukan sepihak.

 

Namun demikian, Inkop TKBM menegaskan akan mendukung perusahaan bongkar muat (PBM) yang memiliki komitmen membangun kemitraan sehat bersama koperasi TKBM.

Baca Juga :  IMB Dipertanyakan, Proyek Ruko di Kalideres Lanjut Terus: Indikasi Pembiaran atau Suap?

 

“Kami siap mendukung PBM yang berpikir jernih dan memiliki semangat maju bersama. Jika diperlukan, kami akan mendorong terbentuknya asosiasi PBM yang lebih konstruktif, profesional, dan berorientasi pada kolaborasi,” ujarnya.

 

Ia menegaskan, langkah tersebut bukan untuk menciptakan konflik, melainkan menghadirkan keseimbangan dan kompetisi yang sehat dalam ekosistem kepelabuhanan nasional.

 

“Inkop TKBM ingin pelabuhan maju, biaya logistik turun, tetapi tenaga kerja tetap terlindungi dan sistem berjalan sesuai aturan. Pelabuhan adalah ruang kolaborasi antara regulator, operator, pekerja, dan pelaku usaha. Profesionalisme dan stabilitas hubungan industrial harus dijaga,” tutupnya.

 

(SND)

Berita Terkait

Antisipasi Begal hingga Narkoba, Polsek Benda Gelar Operasi Dini Hari Jaga Jakarta
Sidak Tambang Sayutan, DPRD dan ESDM Jatim Sepakat Dorong Penghentian Sementara Aktivitas Penambangan
Panen Jagung Bersama Petani, Polsek Paron Wujudkan Dukungan Ketahanan Pangan di Ngawi
Kapolres Cup 2026 Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80, Turnamen Billiard 8 Ball Jadi Ajang Pencarian Bibit Atlet Baru
17 Taruna Akpol Batalyon Manggala Satya Jalani Latihan Kerja di Polres Kebumen
Sengketa Tanah di Rote Ndao: Seruan Moral untuk Keadilan dan Pelayanan Publik
Polisi Hadir di Tengah Petani, Wujud Dukungan untuk Ketahanan Pangan Nasional
Intimidasi Wartawan KabarSBI.com Disorot Nasional, SPRI dan PPWI Minta Pelaku serta Aktor Intelektual Segera Dibekuk
Berita ini 91 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:29 WIB

Antisipasi Begal hingga Narkoba, Polsek Benda Gelar Operasi Dini Hari Jaga Jakarta

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:07 WIB

Sidak Tambang Sayutan, DPRD dan ESDM Jatim Sepakat Dorong Penghentian Sementara Aktivitas Penambangan

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:51 WIB

Kapolres Cup 2026 Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80, Turnamen Billiard 8 Ball Jadi Ajang Pencarian Bibit Atlet Baru

Selasa, 9 Juni 2026 - 12:04 WIB

17 Taruna Akpol Batalyon Manggala Satya Jalani Latihan Kerja di Polres Kebumen

Selasa, 9 Juni 2026 - 11:01 WIB

Sengketa Tanah di Rote Ndao: Seruan Moral untuk Keadilan dan Pelayanan Publik

Berita Terbaru