Petani di Sruweng Tewas Tersambar Petir Saat Panen Padi

- Redaksi

Selasa, 3 Maret 2026 - 13:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dwtikdimensi.com, Kebumen – Panen padi semestinya menjadi momen berbahagia, bagi setiap petani karena sudah sejak lama dinantikan. Di Kebumen panen padi yang seharusnya disambut sukacita berujung petaka ketika salah satu warga meninggal kesambar petir saat memetik padi, Senin 2 Maret 2026.

 

Peristiwa itu menimpa perempuan bernama Sarikem, 47 tahun, warga Desa Pandansari, Kecamatan Sruweng. Saat itu ia sedang memanen padi di area persawahan Dusun Banaran RT 01 RW 03 Desa Sidoarjo, Kecamatan Sruweng.

ADVERTISEMENT

Ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Baca Juga :  Tiga Terduga Begal, Diamankan Polres Kebumen, Ancam Korban dengan Sajam di Mirit 

Kilatan cahaya yang menyilaukan disusul suara menggelegar memecah langit sore, merubah bahagia menjadi kesedihan dalam sekejap.

 

Tak lama setelah dentuman terdengar, korban ditemukan tergeletak di pematang sawah. Saat kejadian, Sarikem berada di sawah bersama suaminya, Sohidun, yang juga menjadi saksi peristiwa tersebut.

 

Pada saat kejadian, sekitar pukul 17.30 WIB cuaca di lokasi sedang hujan disertai petir. Setelah kejadian itu, korban kemudian dilarikan ke RSUD PKU Muhammadiyah Sruweng untuk mendapatkan pertolongan medis.

 

Namun setibanya di rumah sakit, tim medis menyatakan korban sudah dalam kondisi meninggal dunia. Dari keterangan awal medis, terdapat luka bakar pada bagian punggung korban.

Baca Juga :  Rokok Ilegal Beredar Terang-terangan di Salatiga, Diduga Ditimbun di Warung Dekat Terminal Tamansari

 

Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama mengatakan pihaknya telah mendatangi lokasi kejadian dan rumah sakit untuk melakukan pemeriksaan awal. “Kami telah melakukan pendataan saksi, berkoordinasi dengan tim Inafis, serta memastikan tidak ada unsur lain dalam peristiwa ini,” kata AKBP Putu, Selasa, 3 Maret 2026.

 

Tim Inafis Polres Kebumen melakukan olah tempat kejadian perkara dan memastikan lokasi merupakan area persawahan terbuka, sehingga sangat memungkinkan peristiwa kesambar petir.

Baca Juga :  Polres Kebumen Gelar Tarawih dan Silaturahmi Ramadan, Perkuat Sinergi Umara, Ulama, dan Aparat

 

Dua saksi telah dimintai keterangan, yakni suami korban dan seorang warga lainnya yang berada di sekitar lokasi. Dari hasil pemeriksaan sementara, kejadian dinyatakan sebagai musibah, serta keluarga korban menolak dilakukan autopsi.

 

Kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya petani yang beraktivitas di area terbuka, untuk meningkatkan kewaspadaan saat cuaca ekstrem. Aktivitas di persawahan sebaiknya dihentikan sementara ketika hujan deras disertai petir terjadi, guna menghindari risiko serupa.

 

Sumber : (Humas Polres Kebumen)

 

(SND)

Berita Terkait

Hadirkan Rasa Aman, Polres Kebumen Gelar Sterilisasi Gereja Jelang Ibadah
PKB Mageta Gelar Muscab 2026, Suratno : Siapapun Pemimpinnya Tetap Kita Dukung
Pengamanan Khidmat Jumat Agung, Polres Magetan Kerahkan Ratusan Personel Jaga Ibadah Umat Nasrani
Satgas Pangan Polres Ngawi Cek Harga dan Stok Bapokting Pasca Lebaran
Skandal Rp1,9 Miliar di Pegadaian, Aktivis Tekan Usut Tuntas Tanpa Ampun
Polres Kebumen Amankan Kebaktian Jumat Agung, Ratusan Jemaat Beribadah dengan Kondusif
Polres Ngawi Sterilisasi Gereja, Pastikan Ibadah Paskah Aman dan Kondusif
Pasca Lebaran 2026, Satgas Pangan Polres Magetan Pastikan Harga Stabil dan Pasokan Aman
Berita ini 60 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 4 April 2026 - 14:43 WIB

Hadirkan Rasa Aman, Polres Kebumen Gelar Sterilisasi Gereja Jelang Ibadah

Sabtu, 4 April 2026 - 14:22 WIB

PKB Mageta Gelar Muscab 2026, Suratno : Siapapun Pemimpinnya Tetap Kita Dukung

Sabtu, 4 April 2026 - 14:19 WIB

Pengamanan Khidmat Jumat Agung, Polres Magetan Kerahkan Ratusan Personel Jaga Ibadah Umat Nasrani

Sabtu, 4 April 2026 - 09:53 WIB

Satgas Pangan Polres Ngawi Cek Harga dan Stok Bapokting Pasca Lebaran

Sabtu, 4 April 2026 - 01:18 WIB

Skandal Rp1,9 Miliar di Pegadaian, Aktivis Tekan Usut Tuntas Tanpa Ampun

Berita Terbaru