Pohon Jenitri Tumbang saat Dipanen, Satu Petani Tewas di Sruweng Kebumen 

- Redaksi

Senin, 9 Maret 2026 - 17:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detikdimensi.com Kebumen – Seorang petani dilaporkan meninggal dunia setelah pohon jenitri yang dipanjatnya tiba-tiba tumbang di Desa Penusupan, Kecamatan Sruweng, Kabupaten Kebumen, Senin, 9 Maret 2026.

 

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 09.00 WIB di kebun milik warga bernama Kamari yang berada di Blok 8 Dusun Patok, RT 01 RW 02. Saat kejadian, dua warga tengah memanen biji jenitri dengan cara memanjat pohon yang berada di lahan berkontur pegunungan tersebut.

ADVERTISEMENT

Ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama menjelaskan, korban meninggal dunia bernama Sayono (56), warga Dusun Patok, Desa Penusupan, Kecamatan Sruweng. Sementara satu orang lainnya bernama Yatiman (54) mengalami luka-luka dan saat ini menjalani perawatan di RS PKU Muhammadiyah Sruweng.

Baca Juga :  Polres Magetan Panen Raya Jagung Kuartal II 2026, Wujud Nyata Dukung Swasembada Pangan Nasional

 

“Peristiwa terjadi saat kedua korban memanjat pohon jenitri untuk memanen buahnya. Diduga pohon tersebut sudah tua dan akarnya lapuk sehingga tiba-tiba tumbang,” kata Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama.

 

Berdasarkan keterangan saksi, kedua korban berangkat dari rumah sekitar pukul 07.00 WIB menuju kebun yang berjarak sekitar dua kilometer. Sekitar pukul 09.00 WIB, saat keduanya berada di atas pohon dengan ketinggian belasan meter, pohon tersebut tiba-tiba roboh.

 

Salah seorang saksi bernama Seja Kuswoyo yang saat itu sedang mencari rumput sekitar 100 meter dari lokasi mendengar suara pohon tumbang disertai teriakan minta tolong. Ketika mendatangi lokasi, ia mendapati kedua korban telah terjatuh.

Baca Juga :  Bhabinkamtibmas Kedunggalar Monitoring Tanaman Jagung Warga, Dukung Ketahanan Pangan di Ngawi

 

Korban Sayono ditemukan dalam kondisi tidak bergerak, sementara Yatiman mengalami luka dan mengeluh kesakitan. Saksi kemudian meminta bantuan warga lain sebelum akhirnya korban dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat.

 

Hasil olah tempat kejadian perkara menunjukkan pohon jenitri setinggi sekitar 16 meter tersebut tumbang akibat akar yang telah lapuk dan berlubang. Polisi juga menemukan sejumlah peralatan panen di lokasi, seperti tangga bambu, tali plastik, serta alat pemanen yang terbuat dari bambu.

Baca Juga :  Polres Madiun Kota Bersama Warga Renovasi Jembatan Ngebrak, Wujud Nyata Polri untuk Masyarakat

 

Dari hasil pemeriksaan medis, korban meninggal dunia mengalami sejumlah luka serius. Sementara korban luka mengalami robek di bagian pelipis dan kening serta patah tulang pada tangan kanan.

 

Petugas dari Polsek Sruweng bersama tim Inafis Polres Kebumen, tenaga kesehatan Puskesmas Sruweng, serta unsur TNI dan perangkat desa setempat telah mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan pendataan saksi.

 

Menurut Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama, dari hasil pemeriksaan awal peristiwa tersebut murni kecelakaan kerja saat korban memanen jenitri.

 

Sumber : (Humas Polres Kebumen)

 

(SND)

Berita Terkait

Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik, Pemilik Akun “Karimah” Siap Diproses Hukum: Polres Segera Tindak Tegas
Putusan PN Tilamuta Picu Reaksi Publik, Dugaan Mafia Tanah Desa Molombulahe Kembali Mengemuka
Sidak Tambang Sayutan, DPRD dan ESDM Jatim Sepakat Dorong Penghentian Sementara Aktivitas Penambangan
Klirong Geger: Warga Tuntut Usut Tuntas, Takut Pelaku “Beli” Keadilan atas Kekerasan Seksual Anak
Panen Jagung Bersama Petani, Polsek Paron Wujudkan Dukungan Ketahanan Pangan di Ngawi
Kapolres Cup 2026 Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80, Turnamen Billiard 8 Ball Jadi Ajang Pencarian Bibit Atlet Baru
17 Taruna Akpol Batalyon Manggala Satya Jalani Latihan Kerja di Polres Kebumen
Mengapa ‘Ijasah Jokowi’ Jadi Taruhan Moral Bangsa? Wilson Lalengke Bawa Plato dan Kant untuk Uji Kejujuran Indonesia
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:16 WIB

Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik, Pemilik Akun “Karimah” Siap Diproses Hukum: Polres Segera Tindak Tegas

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:03 WIB

Putusan PN Tilamuta Picu Reaksi Publik, Dugaan Mafia Tanah Desa Molombulahe Kembali Mengemuka

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:07 WIB

Sidak Tambang Sayutan, DPRD dan ESDM Jatim Sepakat Dorong Penghentian Sementara Aktivitas Penambangan

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:04 WIB

Klirong Geger: Warga Tuntut Usut Tuntas, Takut Pelaku “Beli” Keadilan atas Kekerasan Seksual Anak

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:51 WIB

Kapolres Cup 2026 Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80, Turnamen Billiard 8 Ball Jadi Ajang Pencarian Bibit Atlet Baru

Berita Terbaru