Silaturahmi Ulama-Umara jembatan Sinergi untuk Kebutuhan dan Keamanan Bangsa

- Redaksi

Kamis, 12 Maret 2026 - 09:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detikdimensi.com Jakarta – Acara yang Dihadiri Penasehat Khusus Presiden Bidang Keamanan Nasional Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. Dudung Abdurachman, serta Ketua Umum Nasional Wilson Lalengke, S.Pd, M.Sc, MA

 

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

ADVERTISEMENT

Ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Bertepatan dengan acara silaturahmi yang diadakan, hadir pula tokoh penting negara yaitu Penasehat Khusus Presiden Bidang Keamanan Nasional, Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. Dudung Abdurachman, S.E., M.M., beserta Ketua Umum Nasional Wilson Lalengke, S.Pd, M.Sc, MA. Kegiatan ini akan mendapatkan liputan khusus dan naik sebagai berita penting dalam memperkuat sinergi antar elemen bangsa.

 

Dalam konteks kehidupan berbangsa dan bernegara, fungsi silaturahmi antara ulama dan umara memiliki peran krusial dalam menjaga keutuhan bangsa dan kemakmuran masyarakat. Berbagai fungsi penting tersebut antara lain:

Baca Juga :  Warga Laporkan Dugaan TPPO dan Kekerasan Seksual Anak ke Polres Kebumen

 

1. Membentuk Masyarakat yang Cerdas dan Toleran

 

Kerja sama yang solid antara ulama dan umara menjadi landasan untuk membangun masyarakat yang lebih cerdas, kritis, dan penuh rasa toleransi. Ulama berperan memberikan pemahaman yang benar dan komprehensif tentang nilai-nilai keislaman yang rahmatan lil’alamin, sementara umara berperan menciptakan kebijakan yang mendukung kerangka kerja persatuan dan kesatuan antar komponen bangsa.

 

2. Menghadapi Tantangan Ideologi Transnasional

 

Sinergi yang terjalin dengan baik mampu membantu membendung pengaruh ideologi transnasional yang bersifat disruptif dan berpotensi menimbulkan polarisasi di tengah masyarakat. Melalui komunikasi yang efektif dan jalinan kerjasama yang kuat, ulama dan umara dapat bersama-sama melindungi bangsa dan negara dari ancaman yang dapat merusak persatuan.

Baca Juga :  LPKSM Kresna Sugiyono Gugat Media Online ke Dewan Pers

 

3. Menjaga Persatuan dan Keutuhan Bangsa

 

Keduanya memiliki peran komplementer dalam menjaga persatuan dan keutuhan NKRI. Ulama memberikan panduan moral dan spiritual kepada masyarakat agar selalu menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan, sedangkan umara menciptakan regulasi dan kebijakan yang melindungi masyarakat dari dampak negatif informasi salah dan konten provokatif yang dapat memecah belah bangsa.

 

4. Membangun Kepercayaan Publik

 

Kerja sama yang solid dan efektif antara ulama dan umara menjadi bukti konkrit tentang komitmen bersama dalam menghadapi berbagai tantangan bangsa. Hal ini berdampak positif pada peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah serta lembaga keagamaan sebagai dua pilar penting dalam kehidupan berbangsa.

Baca Juga :  Berbatasan Langsung dengan Vietnam, Marinir Perketat Penjagaan di Pulau Sekatung

 

5. Mengoptimalkan Pengawasan

 

Dengan kerja sama yang saling menghargai, ulama dan umara dapat melakukan pengawasan yang efektif terhadap jalannya roda pemerintahan dan dinamika masyarakat. Kedua elemen ini dapat saling mengingatkan untuk senantiasa berbuat kebajikan serta mencegah terjadinya kemungkaran di berbagai lini kehidupan.

 

Dalam sejarah panjang bangsa Indonesia, sinergi antara ulama dan umara telah terbukti efektif dalam meraih kemerdekaan serta menjaga persatuan bangsa di berbagai masa tantangan. Oleh karena itu, penting bagi kedua pihak untuk terus memperkuat kerja sama dan silaturahmi dalam menghadapi berbagai tantangan yang dihadapi bangsa di era modern ini.

 

(TIM/RED)

Berita Terkait

Antisipasi Begal hingga Narkoba, Polsek Benda Gelar Operasi Dini Hari Jaga Jakarta
Mengapa ‘Ijasah Jokowi’ Jadi Taruhan Moral Bangsa? Wilson Lalengke Bawa Plato dan Kant untuk Uji Kejujuran Indonesia
Intimidasi Wartawan KabarSBI.com Disorot Nasional, SPRI dan PPWI Minta Pelaku serta Aktor Intelektual Segera Dibekuk
Warga Resah Dugaan Karaoke dan Miras di Kawasan Wisata Goa Jatijajar, Minta Aparat dan Dinas Terkait Lakukan Pengecekan
OTT di Jakarta Barat dan Bali, KPK Ringkus Pejabat Imigrasi: PPWI Desak Pengusutan Gurita Pungli dan Keterlibatan Patnal
Pergantian Tampuk Kepemimpinan BGN: Antara Badai Kepercayaan Publik, Kompetensi Akademis, dan Degradasi Moral Birokrasi
Pengamat Politik, Dr. Fachrul Razi: Strategi Politik Presiden Prabowo Selamatkan Program MBG
Dugaan Jaringan Narkoba Prembun Dikendalikan Napi dari Lapas Purwokerto, Polisi Diminta Usut Tuntas!
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:29 WIB

Antisipasi Begal hingga Narkoba, Polsek Benda Gelar Operasi Dini Hari Jaga Jakarta

Selasa, 9 Juni 2026 - 11:04 WIB

Mengapa ‘Ijasah Jokowi’ Jadi Taruhan Moral Bangsa? Wilson Lalengke Bawa Plato dan Kant untuk Uji Kejujuran Indonesia

Senin, 8 Juni 2026 - 15:25 WIB

Intimidasi Wartawan KabarSBI.com Disorot Nasional, SPRI dan PPWI Minta Pelaku serta Aktor Intelektual Segera Dibekuk

Kamis, 4 Juni 2026 - 02:18 WIB

Warga Resah Dugaan Karaoke dan Miras di Kawasan Wisata Goa Jatijajar, Minta Aparat dan Dinas Terkait Lakukan Pengecekan

Kamis, 4 Juni 2026 - 00:20 WIB

OTT di Jakarta Barat dan Bali, KPK Ringkus Pejabat Imigrasi: PPWI Desak Pengusutan Gurita Pungli dan Keterlibatan Patnal

Berita Terbaru