Normalisasi Drainase dan Irigasi sebagai Langkah Konkret Antisipasi Banjir

- Redaksi

Senin, 6 April 2026 - 08:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detikdimensi.com Magetan — Pasca banjir akibat luapan air dari saluran drainase dan irigasi di sejumlah titik, Bupati Magetan, Bunda Nanik, melakukan evaluasi menyeluruh terhadap langkah strategis penanganan banjir di Kabupaten Magetan, Minggu (5/4/2026).

 

Dalam arahannya, Bupati meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk turun langsung ke lapangan guna memperoleh data riil sebagai dasar pengambilan kebijakan penanganan banjir yang efektif dan tepat sasaran.

ADVERTISEMENT

Ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Bunda Nanik juga menekankan pentingnya sinergi lintas pemerintahan, khususnya dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Hal ini mengingat kewenangan pengelolaan jaringan irigasi dan drainase terbagi di beberapa instansi, seperti Sungai Tengah yang menjadi kewenangan BBWS Bengawan Solo, serta beberapa titik lainnya yang berada di bawah kewenangan Dinas PU SDA Provinsi Jawa Timur.

Baca Juga :  Anak 11 Tahun Tenggelam di Muara Sungai Lukulo, Tim Gabungan Lakukan Pencarian

 

“Kami ingin hal-hal terkait penyebab banjir segera dikoordinasikan agar ada penanganan dan solusi permanen. Selain itu, kami juga berharap masyarakat mendukung program normalisasi drainase dan irigasi yang akan dilaksanakan di beberapa titik agar sungai berfungsi kembali sebagaimana mestinya. Kami berharap, upaya konkret yang telah dan akan dilaksanakan oleh OPD terkait bisa segera dirasakan dampaknya oleh masyarakat Magetan,” ungkap Bunda Nanik.

Baca Juga :  Polda Jatim Amankan Tiga Tersangka Kasus Pemerasan Disertai Pengancaman di Pasuruan

 

Berdasarkan data dari Stasiun DAM Jejeruk, curah hujan tercatat mencapai 145 mm, yang menjadi salah satu faktor utama terjadinya banjir. Selain itu, berkurangnya fungsi infrastruktur drainase dan irigasi turut memperparah kondisi di sejumlah wilayah terdampak.

 

Sebagai langkah penanganan, Bupati menginstruksikan OPD terkait untuk tidak hanya fokus pada solusi jangka panjang, tetapi juga melakukan langkah cepat dalam membantu masyarakat terdampak, termasuk mitigasi bencana serta perbaikan infrastruktur yang mengalami kerusakan.

 

Menindaklanjuti arahan tersebut, sejumlah OPD telah melakukan berbagai upaya, di antaranya perbaikan jalan di Jalan Mayjen Sungkono, audiensi dengan masyarakat untuk pelaksanaan normalisasi drainase dan irigasi menggunakan alat berat, serta assessment menyeluruh terhadap jaringan irigasi dan drainase mulai dari hulu, tengah, hingga hilir guna merumuskan solusi penanganan banjir yang permanen.

Baca Juga :  Ironis! Harga Gas Elpiji 3 Kg di Grobogan Tembus Rp35 Ribu, Warga Desa Padas Menjerit

 

Di samping itu, BPBD Kabupaten Magetan juga telah melaksanakan kerja bakti di sejumlah rumah warga yang terdampak langsung banjir sebagai bentuk respon cepat pemerintah daerah.

 

Pemerintah Kabupaten Magetan berkomitmen untuk terus meningkatkan koordinasi dan percepatan penanganan banjir, serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut berperan aktif dalam menjaga lingkungan, khususnya dalam mendukung program normalisasi drainase dan irigasi.

 

(IPUNG/RED)

Berita Terkait

Sugiyono Desak Reskrim Polres Kebumen Segera Panggil Terlapor, Kasus Pencemaran Nama Baik Diminta Naik Penyidikan
Aksi Begal Sadis di Jalan Halmahera Semarang, Perempuan Luka Parah Disabet Senjata Tajam
Kades Sokoharjo Diduga Langgar Prosedur SP ke Sekdes, Sempat Memanas hingga Viral, Berakhir Damai
Desakan Keras! Oknum Kapolres Mojokerto Diminta Dipecat, Dugaan OTT dan Penanganan Kasus Disorot
LPK Kebumen Bongkar Dugaan Korupsi Dana BOS, Polres Purworejo Didorong Bertindak Cepat
Polres Kebumen Ungkap Kasus Persetubuhan Anak oleh Ayah Kandung 
Isu Kenaikan BBM, Polres Madiun Kota Pastikan Stok SPBU Aman
Korban Jadi 13, Polres Kebumen Lakukan Trauma Healing pada Kasus Pencabulan Anak
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 6 April 2026 - 13:53 WIB

Sugiyono Desak Reskrim Polres Kebumen Segera Panggil Terlapor, Kasus Pencemaran Nama Baik Diminta Naik Penyidikan

Senin, 6 April 2026 - 08:12 WIB

Aksi Begal Sadis di Jalan Halmahera Semarang, Perempuan Luka Parah Disabet Senjata Tajam

Senin, 6 April 2026 - 08:09 WIB

Normalisasi Drainase dan Irigasi sebagai Langkah Konkret Antisipasi Banjir

Minggu, 5 April 2026 - 18:47 WIB

Kades Sokoharjo Diduga Langgar Prosedur SP ke Sekdes, Sempat Memanas hingga Viral, Berakhir Damai

Kamis, 2 April 2026 - 20:37 WIB

Desakan Keras! Oknum Kapolres Mojokerto Diminta Dipecat, Dugaan OTT dan Penanganan Kasus Disorot

Berita Terbaru