Gelombang Tekanan Publik Menguat, Aktivis Magetan Desak Kejari Bongkar Dugaan Korupsi Dana Pokir DPRD

- Redaksi

Kamis, 16 April 2026 - 16:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detikdimensi.com  – Tekanan publik terhadap penegakan hukum di Kabupaten Magetan kian menguat. Sejumlah aktivis yang tergabung dalam Magetan Bersatu bersama elemen masyarakat turun ke jalan, menggelar aksi demonstrasi di depan kantor Kejaksaan Negeri Magetan, mendesak pengusutan tuntas dugaan korupsi dana pokok pikiran (pokir) DPRD periode 2021–2023.

 

Dalam aksi tersebut, massa secara tegas menilai dugaan penyimpangan dana pokir bukan sekadar isu biasa, melainkan persoalan serius yang berpotensi merugikan keuangan daerah dan mengkhianati kepercayaan publik.

ADVERTISEMENT

Ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Koordinator aksi dalam orasinya menyampaikan bahwa hingga kini masyarakat belum melihat langkah konkret yang signifikan dalam pengungkapan kasus tersebut. Kondisi ini dinilai berpotensi menimbulkan kecurigaan publik terhadap keseriusan penegakan hukum.

Baca Juga :  Uang 2,3 Miliar Bumdesma Gombong Menghilangkan Tanpa Jejak? Korupsi Disorot Publik

 

“Kami tidak ingin kasus ini berlarut-larut tanpa kejelasan. Jika benar ada penyimpangan, harus diungkap secara terang benderang. Jangan sampai hukum terlihat tumpul ke atas dan tajam ke bawah,” tegasnya lantang.

 

Aktivis juga menyoroti bahwa dana pokir sejatinya merupakan instrumen aspirasi masyarakat melalui wakil rakyat. Namun jika disalahgunakan, hal tersebut dinilai sebagai bentuk pengkhianatan terhadap kepentingan publik.

 

Dalam tuntutannya, massa meminta Kejaksaan Negeri Magetan untuk,

 

Segera mempercepat proses penyelidikan dan penyidikan,

Mengungkap pihak-pihak yang terlibat tanpa tebang pilih,

Menyampaikan perkembangan kasus secara terbuka kepada publik.

 

Selain itu, massa juga mengingatkan bahwa keterbukaan informasi menjadi kunci untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum.

Baca Juga :  Sopir Truk Asal Jombang Sakit Saat Perjalanan, Pos Yan Rest Area KM 575 A Ngawi Beri Pertolongan

 

Salah satu perwakilan warga yang ikut dalam aksi menyatakan bahwa masyarakat kini semakin kritis dan tidak mudah percaya tanpa bukti nyata.

 

“Jangan biarkan kepercayaan masyarakat runtuh. Kami ingin bukti, bukan sekadar janji. Ini uang rakyat, harus dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

 

Menanggapi desakan tersebut, pihak Kejaksaan Negeri Magetan menyatakan komitmennya untuk mempercepat penanganan kasus dugaan korupsi dana pokir DPRD periode 2021–2023. Kejari menegaskan bahwa proses hukum saat ini masih berjalan dan akan ditingkatkan secara profesional sesuai ketentuan yang berlaku.

 

“Kami memastikan penanganan perkara ini terus berjalan. Kami akan mempercepat prosesnya dan meminta dukungan masyarakat untuk bersama-sama mengawal hingga tuntas, termasuk sampai penetapan tersangka,” ujar perwakilan Kejari Magetan.

Baca Juga :  Jaga Kondusivitas Menjelang May Day, Kapolres Madiun Rangkul Serikat Buruh Lewat Dialog Humanis

 

Pihak Kejari juga membuka ruang bagi publik untuk turut mengawasi jalannya proses hukum sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas.

 

Aksi berjalan dengan pengawalan aparat keamanan dan berlangsung tertib. Namun demikian, pesan yang disampaikan massa jelas—publik tidak akan tinggal diam dan akan terus mengawal proses hukum hingga tuntas.

 

Gelombang desakan ini menjadi sinyal kuat bahwa masyarakat Magetan menginginkan penegakan hukum yang berani, transparan, dan bebas dari intervensi dalam membongkar dugaan korupsi dana pokir DPRD.

 

(IPUNG/RED)

Berita Terkait

Kebebasan Pers di Kuningan Terancam, PPWI Soroti Sikap Reaktif Oknum LMPI dalam Skandal SMPN 2 Sindangagung
Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik, Pemilik Akun “Karimah” Siap Diproses Hukum: Polres Segera Tindak Tegas
Sidak Tambang Sayutan, DPRD dan ESDM Jatim Sepakat Dorong Penghentian Sementara Aktivitas Penambangan
Klirong Geger: Warga Tuntut Usut Tuntas, Takut Pelaku “Beli” Keadilan atas Kekerasan Seksual Anak
Panen Jagung Bersama Petani, Polsek Paron Wujudkan Dukungan Ketahanan Pangan di Ngawi
Kapolres Cup 2026 Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80, Turnamen Billiard 8 Ball Jadi Ajang Pencarian Bibit Atlet Baru
17 Taruna Akpol Batalyon Manggala Satya Jalani Latihan Kerja di Polres Kebumen
Sengketa Tanah di Rote Ndao: Seruan Moral untuk Keadilan dan Pelayanan Publik
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:29 WIB

Kebebasan Pers di Kuningan Terancam, PPWI Soroti Sikap Reaktif Oknum LMPI dalam Skandal SMPN 2 Sindangagung

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:16 WIB

Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik, Pemilik Akun “Karimah” Siap Diproses Hukum: Polres Segera Tindak Tegas

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:07 WIB

Sidak Tambang Sayutan, DPRD dan ESDM Jatim Sepakat Dorong Penghentian Sementara Aktivitas Penambangan

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:53 WIB

Panen Jagung Bersama Petani, Polsek Paron Wujudkan Dukungan Ketahanan Pangan di Ngawi

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:51 WIB

Kapolres Cup 2026 Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80, Turnamen Billiard 8 Ball Jadi Ajang Pencarian Bibit Atlet Baru

Berita Terbaru