Hujan Deras Picu Longsor di Pejagoan dan Kutowinangun, Dua Rumah Terdampak

- Redaksi

Rabu, 4 Maret 2026 - 10:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detikdimensi.com, Kebumen — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Kebumen sejak sore hingga malam hari, Selasa, 3 Maret 2026, memicu bencana tanah longsor di sejumlah titik. Dua di antaranya terjadi di Kecamatan Pejagoan dan Kutowinangun. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

 

Kapolres Kebumen I Putu Bagus Krisna Purnama mengatakan, jajarannya bergerak cepat setelah menerima laporan dari pemerintah desa dan masyarakat. “Personel langsung mendatangi lokasi, melakukan pendataan, serta berkoordinasi dengan pihak terkait,” ujar Kapolres, Rabu, 4 Maret 2026.

ADVERTISEMENT

Ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Peristiwa pertama terjadi di Desa Pejagoan RT 05 RW 06, Kecamatan Pejagoan, sekitar pukul 20.45 WIB. Rumah kosong milik Wahyu Edi Purnomo, 50 tahun, longsor akibat tanah di bawah bangunan menjadi labil setelah diguyur hujan selama kurang lebih dua jam sejak pukul 18.30 WIB.

Baca Juga :  Hujan Deras dan Angin Kencang Robohkan Dapur Rumah Warga di Karanggayam

 

Bangunan yang digunakan untuk menyimpan peralatan warung itu terseret longsoran tanah. Laporan awal disampaikan Kepala Desa Pejagoan kepada aparat, lalu ditindaklanjuti oleh jajaran Polsek Pejagoan. Petugas kemudian menghubungi PLN dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk langkah penanganan lanjutan.

 

Dari hasil pengecekan di lokasi, tidak ditemukan korban jiwa. Kerugian material diperkirakan mencapai puluhan juta, meliputi bangunan berbahan batu bata dan peralatan warung yang tersimpan di dalamnya.

Baca Juga :  Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polres Madiun Gelar Tanam Raya Jagung Serentak Kuartal I di Geger

 

Longsor kedua terjadi di Dukuh Penajung RT 02 RW 01 Desa Tunjungseto, Kecamatan Kutowinangun. Hujan deras yang turun sejak sekitar pukul 19.00 WIB menyebabkan talud di samping rumah milik Mad Ruslan, 76 tahun, longsor sekitar pukul 21.00 WIB. Material tanah sepanjang kurang lebih 3 meter dengan lebar 20 meter menimpa tembok rumah hingga jebol.

 

Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada aparat dan ditangani oleh jajaran Polsek Kutowinangun bersama BPBD Kebumen serta unsur desa tangguh bencana setempat. Kerugian material dalam peristiwa ini ditaksir sekitar pukul juta Rupiah. Tidak ada korban jiwa.

Baca Juga :  Polres Magetan Siagakan Ratusan Personel, Malam Takbir Idul Adha 1447 H Berlangsung Aman dan Kondusif

 

Menurut Kapolres, hasil olah tempat kejadian menunjukkan penyebab utama longsor di kedua lokasi adalah curah hujan dengan intensitas tinggi yang membuat struktur tanah jenuh air dan kehilangan daya ikat.

 

Selain melakukan pendataan dan koordinasi lintas instansi, petugas juga membantu proses evakuasi material longsor serta menyalurkan bantuan kebutuhan pokok kepada warga terdampak.

 

Polres Kebumen mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan selama musim hujan, terutama bagi warga yang tinggal di wilayah dengan kontur tanah labil atau dekat tebing dan talud. Aparat memastikan pemantauan akan terus dilakukan untuk mengantisipasi potensi bencana susulan.

 

Sumber : (Humas Polres Kebumen)

 

(REDAKSI)

Berita Terkait

Putusan PN Tilamuta Picu Reaksi Publik, Dugaan Mafia Tanah Desa Molombulahe Kembali Mengemuka
Sidak Tambang Sayutan, DPRD dan ESDM Jatim Sepakat Dorong Penghentian Sementara Aktivitas Penambangan
Klirong Geger: Warga Tuntut Usut Tuntas, Takut Pelaku “Beli” Keadilan atas Kekerasan Seksual Anak
Panen Jagung Bersama Petani, Polsek Paron Wujudkan Dukungan Ketahanan Pangan di Ngawi
Kapolres Cup 2026 Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80, Turnamen Billiard 8 Ball Jadi Ajang Pencarian Bibit Atlet Baru
17 Taruna Akpol Batalyon Manggala Satya Jalani Latihan Kerja di Polres Kebumen
Mengapa ‘Ijasah Jokowi’ Jadi Taruhan Moral Bangsa? Wilson Lalengke Bawa Plato dan Kant untuk Uji Kejujuran Indonesia
Sengketa Tanah di Rote Ndao: Seruan Moral untuk Keadilan dan Pelayanan Publik
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:03 WIB

Putusan PN Tilamuta Picu Reaksi Publik, Dugaan Mafia Tanah Desa Molombulahe Kembali Mengemuka

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:07 WIB

Sidak Tambang Sayutan, DPRD dan ESDM Jatim Sepakat Dorong Penghentian Sementara Aktivitas Penambangan

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:04 WIB

Klirong Geger: Warga Tuntut Usut Tuntas, Takut Pelaku “Beli” Keadilan atas Kekerasan Seksual Anak

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:53 WIB

Panen Jagung Bersama Petani, Polsek Paron Wujudkan Dukungan Ketahanan Pangan di Ngawi

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:51 WIB

Kapolres Cup 2026 Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80, Turnamen Billiard 8 Ball Jadi Ajang Pencarian Bibit Atlet Baru

Berita Terbaru