Ironis! Anak Diduga Jadi Korban Ayah Kandung di Kebumen

- Redaksi

Selasa, 17 Maret 2026 - 05:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detikdimensi.com Kebumen – Dugaan kasus kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur menghebohkan warga Kecamatan Kuwarasan, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Seorang anak perempuan yang masih di bawah umur, sebut saja Bunga (nama samaran), diduga menjadi korban tindakan tidak pantas yang dilakukan oleh ayah kandungnya sendiri berinisial MG.

 

Kasus tersebut dilaporkan melalui pengaduan masyarakat dengan Nomor: Rekom/136/III/SPKT/2026, dan kini menjadi perhatian warga setempat yang berharap aparat penegak hukum segera menindaklanjuti laporan tersebut.

ADVERTISEMENT

Ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

SU, selaku pendamping korban, menyampaikan bahwa berdasarkan keterangan korban, dugaan tindakan kekerasan seksual tersebut terjadi lebih dari satu kali.

Baca Juga :  Ketua PPWI Kebumen Desak Sidak "Golek Cave" di Jatijajar, Diduga Ada Pelanggaran Izin dan Peredaran Miras

 

“Korban mengaku beberapa kali dipaksa melakukan tindakan yang tidak pantas oleh ayah kandungnya sendiri,” ujar SU kepada awak media.

 

Menurutnya, peristiwa tersebut diduga terjadi ketika ibu korban tidak mengetahui kejadian tersebut, baik pada siang maupun malam hari.

 

SU menambahkan bahwa korban mengaku tidak berani menolak karena merasa takut dan mendapat tekanan dari pelaku.

 

“Korban mengaku mengalami ketakutan apabila menolak permintaan pelaku,” lanjutnya.

 

Akibat kejadian tersebut, kondisi psikologis korban disebut sangat terpukul. Bahkan menurut pengakuan korban, dirinya sempat tidak diperbolehkan tinggal di rumah sehingga menambah beban mental yang dialaminya.

Baca Juga :  Kapolres Madiun Kota Berikan Apresiasi, 382 Personel Amankan Deklarasi PSHT di Madiun

 

Pendamping korban juga menjelaskan bahwa dugaan tindakan tersebut pertama kali terjadi ketika korban masih duduk di bangku kelas 5 sekolah dasar, dan kejadian terakhir disebut terjadi pada Februari 2026 lalu.

 

Sementara itu, salah satu warga berinisial YT menyebut bahwa pelaku selama ini dikenal sering terlibat persoalan di lingkungan sekitar.

 

Menurutnya, pelaku pernah tersangkut masalah rumah tangga dengan warga lain di desa tersebut hingga sempat dikenai sanksi oleh keluarga yang merasa dirugikan.

 

Baca Juga :  Kuasa Hukum Ungkap Temuan Baru Kasus di Tapin: Dugaan Penganiayaan oleh Oknum Kepolisian Dilaporkan ke Propam

Hal serupa juga disampaikan warga lainnya berinisial MI. Ia mengatakan bahwa masyarakat setempat pernah meminta pelaku membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya.

 

“Warga berharap aparat penegak hukum dapat menindaklanjuti laporan ini secara serius agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” kata MI.

 

Masyarakat berharap kasus ini mendapat perhatian serius dari aparat penegak hukum mengingat dampak kekerasan seksual terhadap anak dapat merusak masa depan korban.

 

Hingga berita ini diturunkan, pihak aparat penegak hukum masih diharapkan segera melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait laporan tersebut.

 

(TIM/RED)

Berita Terkait

Rencana Aksi Dukungan Pemerintah di Jakarta: Antara Klaim Aspirasi Warga Kebumen dan Kritik Pedas di Media Sosial
HUT ke-7 Media Lensa Polri, Momentum Berbagi dan Peduli Bersama Anak Yatim
Galian Tanah Berkedok “Normalisasi” di Sruweng Kebumen, Publik: Pemkab dan APH Dituntut Tegas!
Kirab Gunungan Jaler Estri Semarakkan Maulid Nabi, Babinsa Taman Pastikan Kegiatan Berjalan Aman
Korban Pencurian Tetap Diproses melalui Rekayasa Hukum, Suara DPR RI Tak Dianggap?
Lawan Kriminalisasi Ko Ilma Fiela Sari, Koalisi Organisasi Perempuan Mengadu ke Komnas Perempuan
Babinsa Koramil 10/Sine dan Warga Sigap Padamkan Kebakaran Lahan Jati di Ploso Kerep
Anjangsana Polwan Polres Ngawi, Pererat Silaturahmi di Hari Jadi Polwan ke-78
Berita ini 276 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 00:23 WIB

Rencana Aksi Dukungan Pemerintah di Jakarta: Antara Klaim Aspirasi Warga Kebumen dan Kritik Pedas di Media Sosial

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:42 WIB

HUT ke-7 Media Lensa Polri, Momentum Berbagi dan Peduli Bersama Anak Yatim

Selasa, 25 Agustus 2026 - 12:36 WIB

Galian Tanah Berkedok “Normalisasi” di Sruweng Kebumen, Publik: Pemkab dan APH Dituntut Tegas!

Selasa, 25 Agustus 2026 - 12:26 WIB

Kirab Gunungan Jaler Estri Semarakkan Maulid Nabi, Babinsa Taman Pastikan Kegiatan Berjalan Aman

Selasa, 25 Agustus 2026 - 09:40 WIB

Korban Pencurian Tetap Diproses melalui Rekayasa Hukum, Suara DPR RI Tak Dianggap?

Berita Terbaru