Kasus Penganiayaan Kades Labolewa Berlanjut, Polisi: Terlapor Segera Diperiksa 

- Redaksi

Kamis, 7 Mei 2026 - 02:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detikdimensi.com Nagekeo, NTT – Penanganan kasus dugaan penganiayaan terhadap Kepala Desa Labolewa, Falentinus Nusa, kembali menunjukkan perkembangan. Perkara yang melibatkan terlapor Ferdinandus Dhosa itu dipastikan masih berjalan dan tidak dihentikan.

 

Kanit Pidana Umum (Pidum) Polres Nagekeo, Bahtar, menegaskan bahwa laporan polisi dengan nomor LP/B/22/III/2026/Polres Nagekeo/Polda NTT tetap menjadi dasar penyelidikan.

ADVERTISEMENT

Ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Kami sudah layangkan undangan ke Ferdin. Dan besok Ferdin akan hadir untuk minta keterangan,” ujar Bahtar di ruang kerjanya, Selasa (06/05/2026).

Baca Juga :  Warga Resah Dugaan Karaoke dan Miras di Kawasan Wisata Goa Jatijajar, Minta Aparat dan Dinas Terkait Lakukan Pengecekan

 

Peristiwa penganiayaan tersebut terjadi pada 14 Maret 2026 di Kali Lowomeze, Desa Labolewa. Hingga kini, proses hukum masih terus berjalan meski sempat dinilai lambat oleh pihak korban.

 

Kuasa hukum korban, Falentinus Nusa, Aristo Seda, S.H., mengungkapkan pihaknya telah memantau perkembangan kasus sejak laporan dibuat. Namun, ia menilai penanganan perkara terkesan berjalan di tempat.

 

“Kami sudah monitoring sejak laporan polisi dibuat pada 15 Maret 2026. Namun terkesan mandek. Kami minta penyidik lebih serius. Sampai saat ini kami baru menerima SP2HP kedua, sementara SP2HP ketiga belum kami terima,” tegas Aristo.

Baca Juga :  PKB Mageta Gelar Muscab 2026, Suratno : Siapapun Pemimpinnya Tetap Kita Dukung

 

Ia juga menambahkan bahwa unsur-unsur perkara dinilai sudah cukup jelas. Keterangan saksi dan hasil visum medis, menurutnya, telah dikantongi dan menguatkan dugaan penganiayaan.

 

“Kasus ini sudah hampir dua bulan berjalan. Saksi ada, visum dokter juga sudah ada. Ini sudah terang benderang, tapi masih terlihat jalan di tempat. Ada apa?” ujarnya.

 

Sementara itu, korban sekaligus pelapor, Falentinus Nusa, menyatakan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada aparat penegak hukum.

Baca Juga :  Diduga Gelapkan Dana Senilai Rp50 Juta, Suparmin Laporkan EH ke Polres Demak

 

“Kita ini negara hukum, jadi saya percayakan sepenuhnya kepada aparat untuk menindaklanjuti kasus ini,” kata Falentinus.

 

Polisi berencana segera melakukan pemanggilan terhadap terlapor. Setelah pemeriksaan, penyidik akan menggelar perkara guna menentukan arah penanganan, apakah masuk kategori pidana umum atau tindak pidana ringan (tipiring).

 

“Setelah kami mintai keterangan, akan dilakukan gelar perkara untuk menentukan klasifikasi kasus ini,” tutup Bahtar.

 

(TIM/RED)

 

 

…

Berita Terkait

APH Pembiaran? Dugaan Aktivitas Tambang Batu Tanpa Izin di Kalirancang Jadi Sorotan
Polres Kebumen Gelar Patroli Malam, Antisipasi Knalpot Brong dan Balap Liar
Kapolresta Pati Sambangi 7 Gereja, Jemaat Beribadah Aman dan Khidmat
Polresta Pati Sambangi 21 Masjid, Perkuat Kedekatan Bersama Masyarakat
Dikukuhkan hingga 2031, Pengurus PKB Magetan Diminta Bergerak untuk Rakyat
SABER Satlantas Polres Ngawi Hadir untuk Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Bringin
Kapolsek Kartoharjo Evakuasi Penemuan Mayat di Kios Pasar Kotak Joyo, Polisi Duga Korban Meninggal Karena Sakit
Diduga Beroperasi Tanpa Izin, Galian Batu Putih di Banyumudal Kembali Aktif, Publik: APH Tutup Mata
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 16:13 WIB

APH Pembiaran? Dugaan Aktivitas Tambang Batu Tanpa Izin di Kalirancang Jadi Sorotan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 14:57 WIB

Polres Kebumen Gelar Patroli Malam, Antisipasi Knalpot Brong dan Balap Liar

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:37 WIB

Kapolresta Pati Sambangi 7 Gereja, Jemaat Beribadah Aman dan Khidmat

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:08 WIB

Polresta Pati Sambangi 21 Masjid, Perkuat Kedekatan Bersama Masyarakat

Minggu, 11 Oktober 2026 - 10:17 WIB

Dikukuhkan hingga 2031, Pengurus PKB Magetan Diminta Bergerak untuk Rakyat

Berita Terbaru