Polisi Blusukan ke Sekolah, Polres Magetan Gencarkan Sosialisasi Bahaya Judol dan Pinjol di Kalangan Remaja

- Redaksi

Minggu, 10 Mei 2026 - 11:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detikdimensi.com Magetan – Upaya pencegahan judi online (judol) dan pinjaman online ilegal (pinjol) terus digencarkan jajaran Polres Magetan dengan turun langsung ke lingkungan sekolah. Melalui Polsek Takeran, kegiatan sosialisasi dan mitigasi bahaya judol serta pinjol digelar di SMK PSM 2 Takeran, Kabupaten Magetan, Jumat (8/5/2026).

 

Kegiatan tersebut menghadirkan Kapolsek Takeran, AKP Agus Sumariyono, S.H., sebagai narasumber utama dalam penyuluhan kepada para guru dan siswa. Dalam kesempatan itu, Kapolsek menekankan pentingnya membangun karakter disiplin, tanggung jawab, dan semangat nasionalisme di kalangan pelajar.

ADVERTISEMENT

Ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Generasi muda harus memiliki disiplin dan tanggung jawab yang kuat agar tidak mudah terjerumus dalam perilaku negatif, termasuk judi online dan pinjaman online ilegal yang saat ini banyak menyasar kalangan remaja,” ujar AKP Agus Sumariyono.

Baca Juga :  Sat Binmas Polres Madiun Kota Dampingi Pembinaan Polsuspas

 

Selain itu, Kapolsek Takeran juga mengingatkan para guru agar terus memberikan pendampingan dan arahan kepada siswa untuk menjauhi kenakalan remaja serta mematuhi aturan yang berlaku, baik di lingkungan sekolah maupun di masyarakat.

 

“Kami berharap para siswa dapat fokus meningkatkan prestasi akademik maupun non akademik, menjauhi penyalahgunaan media sosial, mematuhi aturan lalu lintas, serta tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum,” tambahnya.

 

Dalam sosialisasi tersebut, AKP Agus Sumariyono juga memaparkan berbagai dampak negatif dari judi online yang kini marak di tengah masyarakat, khususnya pada usia remaja. Ia menjelaskan bahwa judi online bersifat adiktif sehingga membuat pemain terus ingin kembali bermain hingga sulit berhenti.

Baca Juga :  May Day 2026: Ketua PPWI Kebumen Tegas—Buruh Bukan Alat Produksi, Tapi Pahlawan Pembangunan yang Wajib Dilindungi

 

Selain menyebabkan kecanduan, judi online juga dapat menimbulkan kerugian finansial karena banyak korban terus mencoba mencari keuntungan hingga akhirnya kehilangan tabungan, berutang, bahkan menjual aset pribadi. Dampak lainnya adalah munculnya konflik keluarga akibat masalah ekonomi dan hilangnya kepercayaan antar anggota keluarga.

 

Tak hanya itu, judi online juga berpotensi memicu gangguan mental seperti stres, kecemasan, depresi, hingga keputusasaan akibat kekalahan yang terus-menerus dialami pemain. Kondisi tersebut bahkan dapat mendorong seseorang melakukan tindakan kriminal seperti penipuan, pencurian, maupun penggelapan demi mendapatkan uang.

Baca Juga :  Tindak Tegas Pelaku Perusakan, Polres Madiun Kota Amankan 9 Orang dalam Aksi Brutal di Jalan Dadali

 

Kapolsek juga mengingatkan bahaya penyalahgunaan data pribadi yang sering diminta oleh situs judi online. Data tersebut berisiko disalahgunakan atau diperjualbelikan untuk tindak penipuan. Selain melanggar hukum, pelaku judi online juga dapat menerima sanksi sosial dari masyarakat serta berpotensi kehilangan hak bantuan sosial pemerintah akibat penyalahgunaan bantuan.

 

Melalui kegiatan sosialisasi tersebut, Polres Magetan berharap para pelajar memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai bahaya judi online dan pinjaman online ilegal sehingga mampu melindungi diri serta lingkungan sekitarnya dari dampak negatif perkembangan teknologi digital.

 

(IPUNG/RED)

Berita Terkait

DPN PPWI Beri Penghargaan Tokoh Kemanusiaan, Momentum Kebangkitan Nasional Menjadi Pemantik Sinergi Pers dan PMI
Rutan Ambon Bersama TNI/Polri Gelar Razia Insidentil, Tes Urine 30 Warga Binaan Negatif Narkoba
Dugaan Kekerasan Anak di Lembaga Non-Formal Kebumen Jadi Sorotan, Ahli Hukum Ingatkan Pentingnya Proses Hukum dan Perlindungan Korban
Polres Magetan Amankan Pelaku Curanmor Terekam CCTV Di Maospati serta Kembalikan Motor Korban
Resmi Sandang Pangkat Prada, 814 Prajurit Baru Siap Tempuh Pendidikan Lanjutan
Penutupan Pendidikan Secata TNI AD Tahun 2026, Dandim 0804/Magetan Sampaikan Ucapan Selamat
Polres Ngawi 2 Karangjati Jalani Penilaian SPPG, Komitmen Berikan Pelayanan Terbaik
Tingkatkan Profesionalisme Personel, Polres Ngawi Latihan Menembak di Kedunggalar
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 00:58 WIB

DPN PPWI Beri Penghargaan Tokoh Kemanusiaan, Momentum Kebangkitan Nasional Menjadi Pemantik Sinergi Pers dan PMI

Sabtu, 23 Mei 2026 - 00:55 WIB

Rutan Ambon Bersama TNI/Polri Gelar Razia Insidentil, Tes Urine 30 Warga Binaan Negatif Narkoba

Sabtu, 23 Mei 2026 - 00:05 WIB

Dugaan Kekerasan Anak di Lembaga Non-Formal Kebumen Jadi Sorotan, Ahli Hukum Ingatkan Pentingnya Proses Hukum dan Perlindungan Korban

Jumat, 22 Mei 2026 - 17:50 WIB

Polres Magetan Amankan Pelaku Curanmor Terekam CCTV Di Maospati serta Kembalikan Motor Korban

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:19 WIB

Resmi Sandang Pangkat Prada, 814 Prajurit Baru Siap Tempuh Pendidikan Lanjutan

Berita Terbaru