Warga Puring Desak Penutupan Tempat Hiburan Malam, Soroti Dugaan Peredaran Miras dan Gangguan Ketertiban

- Redaksi

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detikdimensi.com Kebumen – Masyarakat Kecamatan Puring, Kabupaten Kebumen, mendesak aparat penegak hukum dan dinas terkait untuk segera menutup operasional sebuah tempat hiburan malam di wilayah mereka. Desakan ini muncul akibat dugaan pelanggaran aturan, termasuk penyediaan minuman keras (miras) ilegal dan insiden keributan yang terjadi terjadi sehingga meresahkan warga.

 

Tuntutan penutupan tersebut disampaikan sejumlah warga, menyusul ketegangan sosial yang kian memuncak akibat gangguan ketertiban umum di lingkungan pemukiman.

ADVERTISEMENT

Ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Keluhan Warga: Merusak Tatanan Sosial

 

Salah satu warga Kecamatan Puring, SU menyatakan, bahwa keberadaan tempat hiburan tersebut telah melampaui batas toleransi masyarakat. Ia menuding lokasi tersebut tidak hanya menyediakan layanan karaoke, tetapi juga mendistribusikan berbagai jenis minuman beralkohol.

 

“Selain karaoke, tempat itu juga menyediakan minuman keras berbagai merek,” ungkapnya, Kamis (18/6/2026).

 

SU menekankan urgensi tindakan tegas dari aparatur negara. Menurutnya, penundaan penanganan hanya akan memperburuk kondisi keamanan lingkungan, khususnya bagi anak-anak dan keluarga.

Baca Juga :  Dugaan Penyimpangan Prosedur dan Permintaan Uang dalam Razia Narkoba di Kebumen Jadi Sorotan, Polisi Diminta Transparan

 

“Berharap, tempat itu segera ditutup, jangan ditunda-tunda. Aparat dan dinas terkait segera bertindak tegas agar ketertiban umum terjaga,” tegasnya.

 

Ia menambahkan, dampak psikologis terhadap generasi muda menjadi kekhawatiran utama.

 

“Jangan sampai anak-anak kami menyaksikan keributan dan peredaran miras,” imbuhnya.

 

Konfirmasi Saksi Mata

 

Klaim mengenai gangguan ketertiban mendapat konfirmasi dari AG, seorang pengunjung tempat hiburan tersebut. Meskipun tidak mengetahui akar penyebab konflik secara rinci, AG membenarkan adanya insiden keributan yang sempat menjadi perbincangan hangat di Kecamatan Puring.

 

“Saya mendengar adanya keributan itu dan memang sempat heboh. Namun, saya tidak tahu pasti pemicunya,” katanya.

 

AG menyebutkan bahwa insiden tersebut dapat diredam dalam, namun ia mendukung langkah penertiban untuk mencegah eskalasi di masa depan.

 

“Kedepan semoga tidak ada lagi keributan. Aparat harus tegas menindak agar ada efek jera,” harapnya.

Baca Juga :  Kejati Jabar Didesak Turun Tangan! Dugaan Korupsi Tambang Bandung Kian Membara

 

Pandangan Pengamat: Tegakkan Hukum Tanpa Kompromi

 

Menanggapi situasi ini, seorang pengamat isu sosial dan lingkungan di Kebumen (meminta identitas dirahasiakan) mendesak aparat untuk bersikap tegas. Ia menilai bahwa pembiaran terhadap indikasi pelanggaran akan membuka ruang bagi masalah kriminalitas lain yang lebih kompleks.

 

“Aparat penegak hukum dan dinas terkait harus harus menindak tegas tanpa kompromi. Ketertiban umum adalah hak fundamental masyarakat. Jika terbukti melanggar aturan, tutup usahanya. Jangan biarkan usaha yang meresahkan terus beroperasi,” tandasnya.

 

Ia menegaskan bahwa tujuan akhir dari penertiban ini adalah menciptakan rasa aman bagi warga Kebumen, khususnya di Kecamatan Puring.

 

Landasan Hukum: Perda Larangan Miras

 

Desakan warga ini sejalan dengan regulasi daerah yang berlaku. Pemerintah Kabupaten Kebumen memiliki Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5 Tahun 2013 tentang Larangan Minuman Beralkohol. Dalam peraturan tersebut, ditegaskan bahwa setiap orang dilarang memproduksi, mengedarkan, menjual, dan mengonsumsi minuman beralkohol di wilayah Kabupaten Kebumen.

Baca Juga :  Penguatan Sinergi Antar Instansi Dalam Mendukung Penyelenggaraan Demokrasi Di Kabupaten Magetan

 

Pelanggaran terhadap Perda ini dapat dikenakan sanksi pidana berupa kurungan atau denda. Selain itu, jika operasional tempat hiburan tersebut terbukti memicu keributan, pengelola juga berpotensi dijerat pasal-pasal dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) terkait gangguan ketertiban umum.

 

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama Polres Kebumen memiliki kewenangan untuk melakukan razia, penyitaan barang bukti, hingga rekomendasi pencabutan izin usaha apabila ditemukan unsur pelanggaran.

 

Hak Jawab dan Praduga Tak Bersalah

 

Hingga berita ini diterbitkan, redaksi belum berhasil memperoleh keterangan resmi dari pengelola tempat hiburan malam dimaksud, maupun tanggapan tertulis dari Satpol PP dan Polres Kebumen terkait kronologi lengkap insiden dan dugaan peredaran miras tersebut.

 

(TIM)

Berita Terkait

Mobil Parkir Dua Hari di Jalur Sepeda Depan DPRD Kebumen, Picu Polemik Publik: Dugaan Pelanggaran Lalu Lintas!
Gerak Cepat, Babinsa Paron dan Damkar Padamkan Kebakaran Rumah Warga Akibat Korsleting Listrik
Warung Kompas Presisi Polres Ngawi, Berbagi Makan Gratis Dan Serap Aspirasi Warga
Lahan Perhutani di Karanggayam Kebumen Terbakar, Api Dipadamkan Manual
Kapolres Kebumen Bantu Perlengkapan Sekolah 15 Siswa di Sempor
Aksi Sigap Personel TNI-Polri di Magetan Bersihkan Pohon Tumbang demi Kelancaran Lalu Lintas
Gerakan Indonesia Asri Sasar TMP Yudhonegoro, Kodim 0804/Magetan Bersama Lintas Instansi Wujudkan Kepedulian Lingkungan
Dukung Makan Bergizi Gratis, Polres Ngawi Cek Kesiapan di SPPG
Berita ini 91 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 15:05 WIB

Mobil Parkir Dua Hari di Jalur Sepeda Depan DPRD Kebumen, Picu Polemik Publik: Dugaan Pelanggaran Lalu Lintas!

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Gerak Cepat, Babinsa Paron dan Damkar Padamkan Kebakaran Rumah Warga Akibat Korsleting Listrik

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:39 WIB

Warung Kompas Presisi Polres Ngawi, Berbagi Makan Gratis Dan Serap Aspirasi Warga

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 10:34 WIB

Lahan Perhutani di Karanggayam Kebumen Terbakar, Api Dipadamkan Manual

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 10:32 WIB

Kapolres Kebumen Bantu Perlengkapan Sekolah 15 Siswa di Sempor

Berita Terbaru