Dugaan Maladministrasi Dana Desa: Proyek Hotmix Cimerak Rp150 Juta Disorot, Inspektorat Didesak Audit!

- Redaksi

Rabu, 6 Mei 2026 - 09:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detikdimensi.com Pangandaran – Proyek pengaspalan jalan (hotmix) senilai Rp150 juta yang bersumber dari Dana Desa (DD) TA 2026 di Desa Cimerak, Kecamatan Cimerak, kini berada di pusaran polemik.

 

Klarifikasi Kepala Desa Budiaman yang menyebut proyek tersebut dijalankan secara swakelola dituding berbanding terbalik dengan fakta di lapangan.

ADVERTISEMENT

Ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Meski papan informasi proyek mencantumkan Tim Pengelola Kegiatan (TPK) sebagai pelaksana, warga menemukan indikasi kuat bahwa proyek sepenuhnya dikerjakan oleh pihak ketiga, yakni CV Nusa Indah Utama.

Baca Juga :  Warga Laporkan Dugaan TPPO dan Kekerasan Seksual Anak ke Polres Kebumen

 

Kades Cimerak sebelumnya berkilah bahwa perusahaan tersebut hanya bertindak sebagai penyedia material. Namun, warga menegaskan bahwa tenaga kerja dan teknis pengerjaan didominasi oleh pihak luar daerah, bukan masyarakat lokal.

 

“Ini jelas bukan swakelola. Dari pengadaan sampai pengerjaan, semua dilakukan pihak luar. Masyarakat lokal hanya jadi penonton,” ujar salah satu warga, Rabu (6/5/2026).

 

Selain masalah transparansi tenaga kerja, proyek ini disinyalir menabrak Peraturan LKPP Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengadaan Barang/Jasa di Desa.

Baca Juga :  Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman dan Wilson Lalengke Berbuka Bersama di Kediaman Ustadz Anton Susanto

 

Pola pengerjaan yang diduga “diserahkan bulat-bulat” kepada kontraktor dianggap sebagai skenario untuk mengelabui prinsip Padat Karya Tunai Desa (PKTD).

 

Beberapa poin penting yang menjadi sorotan publik meliputi:

 

Manipulasi Status Pekerjaan: Papan proyek mencantumkan TPK, namun realisasi diduga “pinjam bendera” perusahaan.

 

Pengabaian Tenaga Kerja Lokal: Hilangnya hak warga desa untuk terlibat dalam pembangunan sesuai semangat Dana Desa.

 

Potensi Kerugian Negara: Ketidakjelasan peran vendor memicu spekulasi adanya praktik fee terselubung atau mark-up anggaran.

Baca Juga :  Semarak Hari Kartini, Satlantas Polres Ngawi Gelar “Srikandi Lantas Menyapa” untuk Ojol Perempuan

 

Kegaduhan ini memicu tuntutan keras agar Inspektorat Daerah dan Dinsos PMD Kabupaten Pangandaran segera turun tangan.

 

Publik mendesak adanya audit menyeluruh terhadap administrasi dan fisik proyek guna memastikan tidak ada kerugian keuangan negara.

 

Hingga berita ini diturunkan, Inspektorat maupun Dinsos PMD Pangandaran belum memberikan keterangan resmi.

 

Redaksi tetap membuka ruang bagi pihak terkait untuk memberikan klarifikasi lebih lanjut sesuai amanat UU Pers Nomor 40 Tahun 1999.

(BUYUNG/RED)

Berita Terkait

DPRD Magetan Berikan Rekomendasi Strategis untuk Percepatan Pembangunan dan Optimalisasi PAD
Polres Madiun Kota Ungkap Peredaran Rokok Ilegal dan Gagalkan Dugaan Balap Liar
Satlantas Polres Ngawi Gelar Aksi Simpatik Keselamatan Berlalu Lintas di Paron dan Kedunggalar
Anomali Kebijakan Imigrasi dan Kementerian Investasi: Koordinasi Rendah, Ego Sektoral Tinggi demi Korupsi
Perkuata Sinergi Kamtibmas di Ngawi, Kapolres Terima Silaturahmi DPD LDII
Rupiah Tembus Rp17.405: PDKN Desak Presiden Prabowo Copot Gubernur BI demi Selamatkan Ekonomi Nasional
Kasus Penganiayaan Kades Labolewa Berlanjut, Polisi: Terlapor Segera Diperiksa 
Kebumen Berangkatkan 1.753 Calon Haji, Pengawalan Polisi Diperketat
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:35 WIB

DPRD Magetan Berikan Rekomendasi Strategis untuk Percepatan Pembangunan dan Optimalisasi PAD

Kamis, 7 Mei 2026 - 17:18 WIB

Polres Madiun Kota Ungkap Peredaran Rokok Ilegal dan Gagalkan Dugaan Balap Liar

Kamis, 7 Mei 2026 - 14:39 WIB

Satlantas Polres Ngawi Gelar Aksi Simpatik Keselamatan Berlalu Lintas di Paron dan Kedunggalar

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:06 WIB

Anomali Kebijakan Imigrasi dan Kementerian Investasi: Koordinasi Rendah, Ego Sektoral Tinggi demi Korupsi

Kamis, 7 Mei 2026 - 09:02 WIB

Perkuata Sinergi Kamtibmas di Ngawi, Kapolres Terima Silaturahmi DPD LDII

Berita Terbaru