P3A Mekarsari Desa Mulyasari Tegaskan Proyek Irigasi P3-TGAI D.I. Cileumeuh Sesuai Prosedur dan Spek Teknis

- Redaksi

Jumat, 17 Juli 2026 - 19:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detikdimensi.com Majenang – Menanggapi pemberitaan yang beredar mengenai dugaan ketidaksesuaian teknis pada pelaksanaan proyek Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) di Daerah Irigasi (D.I.) Cileumeuh, Desa Mulyasari, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, pihak pelaksana memberikan klarifikasi.

 

Ketua Kelompok Tani sekaligus Ketua P3A Mekarsari Desa Mulyasari, Marsono Abdul Syukur, menegaskan bahwa informasi yang menyoroti adanya kejanggalan atau ketidaksesuaian di lapangan adalah sebuah kekeliruan dan kurang memahami progres pekerjaan di lapangan.

ADVERTISEMENT

Ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Menurut Marsono, apa yang sempat disoroti dalam pemberitaan tersebut sebenarnya merupakan fase persiapan kerja, bukan hasil akhir dari konstruksi yang dituduhkan menyalahi aturan.

Baca Juga :  Nyawa Hilang 3 Tahun Lalu: Keadilan untuk Aralle Masih Tersembunyi, Polda Sulbar tak Mampu Tuntaskan!

 

“Kondisi di lapangan saat dipantau itu sebenarnya merupakan fase persiapan pengerjaan dan penataan awal wilayah kerja sebelum konstruksi utama dimulai, bukan metode permanen atau hasil akhir,” ujar Marsono Abdul Syukur dalam keterangannya.

 

 

Poin-Poin Klarifikasi Pelaksana Swakelola P3A Mekarsari:

 

Pekerjaan Masih Tahap Persiapan: Visual atau kondisi awal di lokasi merupakan proses perataan dan penataan medan kerja. Hal ini lumrah dilakukan sebelum adukan semen dan pemasangan batu utama dikerjakan agar fondasi kokoh.

 

Sesuai Aturan Teknis dan Spesifikasi Material: Seluruh proses pengerjaan berjalan di bawah pengawasan ketat dan mengacu pada Petunjuk Teknis (Juknis) P3-TGAI. Seluruh material konstruksi yang didatangkan ke lokasi dipastikan 100% lolos verifikasi dan sesuai spesifikasi (spek) yang dipersyaratkan oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citanduy.

Baca Juga :  Kandang Broiler di Tengah Permukiman Kabuaran, Warga Keluhkan Dampak Lingkungan dan Pertanyakan Legalitas

 

Telah Melalui Verifikasi KMB dan Pendampingan TPM: Pekerjaan ini juga dipantau secara berkala dan telah dicek langsung oleh pihak Konsultan Manajemen Balai (KMB) BBWS Citanduy, yakni Ir. Dwi Yanti, serta mendapatkan pendampingan melekat dari Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM) BBWS Citanduy guna memastikan akuntabilitas di lapangan.

 

Sangat Dinantikan dan Didukung Petani: Alih-alih memicu polemik, proyek swakelola ini justru disambut dengan penuh syukur oleh warga dan para petani setempat yang tergabung dalam P3A Mekarsari. Pembangunan ini dinilai menjadi solusi konkret jangka panjang untuk memaksimalkan pasokan air ke areal persawahan warga.

Baca Juga :  Intimidasi Wartawan KabarSBI.com Disorot Nasional, SPRI dan PPWI Minta Pelaku serta Aktor Intelektual Segera Dibekuk

 

Pihak P3A Mekarsari bersama Pemerintah Desa Mulyasari menyatakan sangat menghargai fungsi kontrol sosial dari rekan-rekan media maupun lembaga swadaya masyarakat. Namun, diharapkan penilaian atau pemberitaan dilakukan secara berimbang, objektif, dan memahami alur tahapan konstruksi secara utuh.

 

“Proyek swakelola ini dikerjakan oleh warga lokal dan sepenuhnya demi kemaslahatan para petani di Desa Mulyasari. Oleh karena itu, kualitas fisik bangunan dan transparansi anggaran menjadi prioritas utama yang tidak akan kami kompromikan,” pungkas Marsono Abdul Syukur.

 

(TIM/RED)

Berita Terkait

Penanganan Kasus Satu Bulan Disorot, Pelaku Kabur ke NTB, Polisi Diam
AKBP Rachmad C. Yusuf Resmi Pimpin Polres Kebumen, I Putu Bagus Krisna Purnama ke Klaten
Wujud Kepedulian, Kodim Ngawi dan Baznas Bantu Rehab Rumah Tidak Layak Huni Warga Tawun
Pelatihan dan Ujian Beladiri Polri Digelar Tiga Hari, Polres Kebumen Perkuat Kesiapan Personel
Perlindungan Perempuan dan Anak Jadi Topik Utama, Polres Blora Gandeng RPPAI Pusat
Sidang Perdana Sengketa KPR di Madiun: Kuasa Hukum Soroti Legalitas Oper Kredit via Notaris dan Dugaan Klausul Baku
Babinsa Bringin Kawal Distribusi Air Bersih untuk Warga Kenongorejo yang Dilanda Kekeringan
Api Lahap Lahan Tebu di Patihan, Petugas Bergerak Cepat Cegah Kebakaran Meluas
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 01:21 WIB

Penanganan Kasus Satu Bulan Disorot, Pelaku Kabur ke NTB, Polisi Diam

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:17 WIB

AKBP Rachmad C. Yusuf Resmi Pimpin Polres Kebumen, I Putu Bagus Krisna Purnama ke Klaten

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:14 WIB

Wujud Kepedulian, Kodim Ngawi dan Baznas Bantu Rehab Rumah Tidak Layak Huni Warga Tawun

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:12 WIB

Pelatihan dan Ujian Beladiri Polri Digelar Tiga Hari, Polres Kebumen Perkuat Kesiapan Personel

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:50 WIB

Sidang Perdana Sengketa KPR di Madiun: Kuasa Hukum Soroti Legalitas Oper Kredit via Notaris dan Dugaan Klausul Baku

Berita Terbaru