Pria Ditemukan Tewas di Dalam Sumur di Kebumen

- Redaksi

Jumat, 14 Agustus 2026 - 10:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detikdimensi.com Kebumen — Seorang pria berinisial AS 43 tahun, ditemukan tewas di dalam sumur di belakang rumahnya di Desa Kebadongan, Kecamatan Klirong, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, Kamis, 13 Agustus 2026.

 

Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama mengatakan korban ditemukan sekitar pukul 18.30 WIB. Jenazah dievakuasi oleh petugas kepolisian bersama tim pemadam kebakaran dan Palang Merah Indonesia.

ADVERTISEMENT

Ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Dari pemeriksaan medis, korban diperkirakan telah meninggal lebih dari 48 jam,” kata Putu, Jumat, 14 Agustus 2026.

Baca Juga :  Polisi Ngawi Patroli Harkamtibmas, Situasi Karangjati Tetap Kondusif

 

Korban terakhir terlihat pada Selasa sore, 11 Agustus. Saat itu, istri korban, SS, 44 tahun, pergi ke rumah orang tuanya di Kecamatan Klirong.

 

SS kembali ke rumah pada Rabu malam. Namun, korban tidak terlihat di rumah. Ia berusaha mencari suaminya, tetapi tidak menemukan keberadaannya.

 

Pencarian berlanjut hingga Kamis sore. Saat SS memeriksa sumur di belakang rumah, ia melihat kaus merah di dalam sumur.

Baca Juga :  Mobil Parkir Dua Hari di Jalur Sepeda Depan DPRD Kebumen, Picu Polemik Publik: Dugaan Pelanggaran Lalu Lintas!

 

Lalu bersama anggota keluarga mencoba mengangkat menggunakan galah, tetapi gagal. kemudian meminta bantuan perangkat desa, pemadam kebakaran, dan Polsek Klirong.

 

Petugas menemukan korban berada di dalam sumur dengan posisi kepala di bawah dan kaki di atas. Sumur tersebut memiliki lebar sekitar 75 sentimeter dengan bibir sumur setinggi 80 sentimeter. Jarak permukaan air dengan bibir sumur sekitar 3,9 meter.

 

Korban mengenakan kaus merah bertuliskan “SEVEN”, celana pendek cokelat, sabuk hitam.

Baca Juga :  Polres Madiun Kota Bentuk Generasi Tangguh Melalui Survival Camp Prasbhara Saka Bhayangkara

 

Hasil olah tempat kejadian perkara tidak menemukan luka akibat benda tumpul atau benda tajam. Polisi juga tidak menemukan luka jeratan pada leher korban.

 

Pemeriksaan medis turut menguatkan kejadian tersebut bukan tindak pidana karena tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban.

 

Keluarga menerima kematian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi yang dituangkan dalam surat pernyataan.

 

Polisi kemudian menyerahkan jenazah kepada keluarga untuk dimakamkan.

 

Sumber : (Humas Polres Kebumen)

Berita Terkait

Doa Bersama, Kodim Madiun Panjatkan Syukur untuk HUT RI ke-81
Diganjar Dua Penghargaan Kapolri, Polres Magetan Konsisten Bangun Zona Integritas dan Pelayanan Prima
Sehat Sejak Dini, Babinsa Garon Dampingi Warga di Posyandu Kedung Meneng
Menanam Cinta Tanah Air Sejak Muda, Dandim Madiun Bekali Paskibraka Wawasan Kebangsaan
Lomba Kemerdekaan dan Pangan Murah, Polres Magetan Dekatkan Diri dengan Masyarakat
Mediasi Sengketa Lahan di Barito Timur Gagal, Perwakilan PT Multi Tambang Jaya Utama ‘Walk Out’
Satlantas Polres Ngawi Siapkan Pengamanan Overland Lintas Negara di Rest Area 575A
Polres Madiun Raih Penghargaan Kapolri sebagai Unit Penyelenggara Pelayanan Publik Mandiri Kategori Pelayanan Prima (A)
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:11 WIB

Doa Bersama, Kodim Madiun Panjatkan Syukur untuk HUT RI ke-81

Jumat, 14 Agustus 2026 - 12:48 WIB

Diganjar Dua Penghargaan Kapolri, Polres Magetan Konsisten Bangun Zona Integritas dan Pelayanan Prima

Jumat, 14 Agustus 2026 - 12:02 WIB

Sehat Sejak Dini, Babinsa Garon Dampingi Warga di Posyandu Kedung Meneng

Jumat, 14 Agustus 2026 - 11:59 WIB

Menanam Cinta Tanah Air Sejak Muda, Dandim Madiun Bekali Paskibraka Wawasan Kebangsaan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 10:49 WIB

Lomba Kemerdekaan dan Pangan Murah, Polres Magetan Dekatkan Diri dengan Masyarakat

Berita Terbaru