Perampok sadis di SPBU selokromo dibekuk resmob gabungan Polda jateng

- Redaksi

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 10:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detikdimensi.com Wonosobo – Unit Reaksi Cepat Polres Wonosobo dan Polda Jateng berhasil menangkap empat tersangka pencurian dengan kekerasan di SPBU Selokromo, Desa Selokromo, Kecamatan Leksono, Kabupaten Wonosobo. Kasus yang terjadi pada Minggu (9/8/2026) itu berhasil diungkap dalam waktu tiga hari.

 

Kapolres Wonosobo AKBP Ricky Pripurna Atmaja, S.I.K., M.H., mengatakan empat tersangka yang ditangkap yakni RAT, MRA, WW, dan AH. Sementara itu, dua pelaku lainnya masih berstatus daftar pencarian orang (DPO).

ADVERTISEMENT

Ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Dalam waktu tiga hari tim gabungan berhasil mengungkap kasus ini dan menangkap empat tersangka. Kami juga terus berupaya mengejar dua tersangka DPO,” kata Ricky dalam konferensi pers di Mapolres Wonosobo, Jumat (14/8/2026).

 

Baca Juga :  Antusiasme Masyarakat Warnai Nobar Final Piala Dunia di Polres Magetan

Aksi tersebut terjadi sekitar pukul 23.30 WIB saat supervisor SPBU berada seorang diri di ruang kantor. Tiga pelaku datang dengan menyamar sebagai anggota Resmob dan mengaku hendak memeriksa CCTV terkait dugaan pembegalan.

 

Saat korban lengah, pelaku membekap dan membanting korban. Pelaku lainnya menodongkan senjata ke kepala korban serta mengancam akan membunuh korban jika melawan. Korban kemudian diikat menggunakan kabel ties dan mulutnya dilakban.

 

Petugas keamanan yang terbangun juga sempat dikelabui pelaku. Namun, setelah curiga, petugas tersebut turut ditodong dan diikat.

 

Para pelaku kemudian mengambil uang dari brankas dan laci ruang supervisor serta membawa DVR CCTV. Kerugian sementara mencapai sekitar Rp718 juta.

 

Setelah beraksi, para pelaku melarikan diri menuju sebuah bengkel di wilayah Banjarnegara. Di tempat tersebut, mereka berganti kendaraan dan membagi hasil kejahatan. Para pelaku juga berupaya menghilangkan barang bukti dengan cara membakar dan membuangnya ke aliran Sungai Serayu.

Baca Juga :  Oknum Pemdes Mirit Diduga Gelapkan Bantuan Provinsi 14 Ekor Sapi, Warga Minta Aparat Bertindak

 

AKBP Ricky mengatakan aksi tersebut telah direncanakan sebelumnya. Para pelaku disebut sempat melakukan pertemuan dan simulasi pembagian peran sebelum menjalankan aksinya.

 

“Ini bukan aksi spontan. Mereka sudah melakukan perencanaan, termasuk pembagian peran dan simulasi sebelum mendatangi SPBU,” ujar AKBP Ricky.

 

Polisi pertama kali menangkap RAT pada Rabu (12/8/2026) sekitar pukul 20.00 WIB. RAT merupakan pemilik bengkel yang diduga membantu menyiapkan sarana dan tempat sebelum maupun setelah aksi.

 

Dari hasil pengembangan, polisi kemudian menangkap tiga tersangka lainnya, yakni MRA, WW, dan AH, pada Jumat (14/8/2026) sekitar pukul 01.00 WIB.

Baca Juga :  Mobil Pikap Terbakar Saat Diservis di Bengkel Pejagoan

 

Keempat tersangka memiliki peran berbeda. AH diduga menjadi pelaku yang pertama masuk ke ruang supervisor dan mengambil uang serta barang. WW berperan melakukan kekerasan dan melumpuhkan korban. MRA bertugas mengawasi situasi sekaligus mengelabui petugas keamanan, sedangkan RAT membantu menyiapkan sarana dan tempat yang digunakan para pelaku sebelum dan setelah aksi.

 

“Kasus ini masih kami kembangkan, termasuk mengejar dua tersangka lain yang saat ini sudah masuk DPO,” ujar AKBP Ricky.

 

Para tersangka dijerat Pasal 479 ayat (2) huruf a, huruf b, dan huruf d Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

 

(TIM/RED)

Berita Terkait

Sambut HUT Kemerdekaan RI ke 81, Polres Kebumen Bersihkan Asrama dan Jalan Sarbini
Sinergi Polri dan Insan Pers Makin Solid, SMSI Apresiasi Media Center Mapolresta Pati
Intervensi Hukum dan Ironi Kemerdekaan: Menguji Profesionalisme Polri di Tanah Papua
Selamat Menjalankan Tugas Mulia, Dandim 0804/Magetan Hadiri Pengukuhan Paskibraka
Kebakaran Bengkel Kerja Lapas Ngawi Berhasil Dipadamkan, Seluruh Tahanan Dipastikan Aman
Bupati Magetan Nanik Sumantri Memimpin Pengukuhan 72 Anggota Paskibraka 2026
Dialog Kebangsaan di Ngawi, Kapolres Ajak Masyarakat Perkuat Bhinneka Tunggal Ika melalui Deteksi Dini
Warga Pagedangan Laporkan Dugaan Penggelapan Modal Lele dan Dua Kolam Bioflok ke Polres Kebumen
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 10:03 WIB

Perampok sadis di SPBU selokromo dibekuk resmob gabungan Polda jateng

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 09:57 WIB

Sambut HUT Kemerdekaan RI ke 81, Polres Kebumen Bersihkan Asrama dan Jalan Sarbini

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 09:52 WIB

Sinergi Polri dan Insan Pers Makin Solid, SMSI Apresiasi Media Center Mapolresta Pati

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 09:49 WIB

Intervensi Hukum dan Ironi Kemerdekaan: Menguji Profesionalisme Polri di Tanah Papua

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 09:47 WIB

Selamat Menjalankan Tugas Mulia, Dandim 0804/Magetan Hadiri Pengukuhan Paskibraka

Berita Terbaru