Polisi Ungkap Penyebab Kebakaran Warung dan Toko Kelontong di Buluspesantren, Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah

- Redaksi

Rabu, 3 Juni 2026 - 01:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detikdimensi.com Kebumen – Polisi mengungkap penyebab kebakaran yang melanda sebuah warung makan dan toko kelontong di depan Pasar Bocor, Desa Bocor, Kecamatan Buluspesantren, Kabupaten Kebumen, Senin malam, 1 Juni 2026.

 

Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama mengatakan, berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan Tim Inafis Polres Kebumen, kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik dari kabel bekas colokan stop kontak di warung makan milik Sukasri.

ADVERTISEMENT

Ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Dari hasil pemeriksaan di lokasi, ditemukan kabel listrik bekas colokan stop kontak dalam kondisi terbakar dan hanya menyisakan kawat serabut. Dugaan sementara, kebakaran berasal dari korsleting listrik pada bagian tersebut,” kata Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama, Selasa, 2 Juni 2026.

Baca Juga :  Dugaan Pemerasan SG dan RZ, Polres Nias Siap Gelar Perkara untuk Tetapkan Tersangka"

 

Peristiwa itu diketahui sekitar pukul 18.45 WIB. Api pertama kali terlihat oleh Marsono, pemilik rumah yang berada di samping lokasi kejadian. Saat itu, api sudah membesar dan muncul dari bagian atap warung makan milik Sukasri.

 

Marsono kemudian memberitahukan warga sekitar. Bersama warga, mereka berupaya memadamkan api menggunakan air dari saluran irigasi terdekat. Namun kobaran api terus membesar sehingga laporan segera disampaikan kepada Polsek Buluspesantren dan petugas pemadam kebakaran.

 

Tidak lama kemudian, petugas kepolisian dan pemadam kebakaran tiba di lokasi. Saat itu api cepat merambat ke toko kelontong milik Bahrunajah yang berada di sebelah utara warung makan tersebut.

Baca Juga :  Hujan Deras Disertai Angin Robohkan Dapur Warga di Karanggayam, Polisi Imbau Waspada Cuaca Ekstrem

 

Sebanyak delapan unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi. Setelah berjibaku selama beberapa jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 21.30 WIB.

 

Akibat kejadian itu, warung makan milik Sukasri hangus terbakar seluruhnya. Sementara toko kelontong milik Bahrunajah mengalami kerusakan sebagian pada bangunan utama, namun gudang penyimpanan stok barang dagangan di bagian belakang ludes terbakar.

 

Kerugian akibat kebakaran tersebut diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Meski menimbulkan kerugian material yang cukup besar, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Baca Juga :  PKB Mageta Gelar Muscab 2026, Suratno : Siapapun Pemimpinnya Tetap Kita Dukung

 

Saat kejadian, kedua bangunan diketahui dalam keadaan kosong dan tidak dihuni pada malam hari.

 

Kapolres menjelaskan, setelah menerima laporan, petugas langsung mendatangi lokasi, membantu proses pemadaman bersama warga dan petugas pemadam kebakaran, melakukan pendataan saksi dan korban, serta melaksanakan olah TKP untuk memastikan penyebab kebakaran.

 

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Saat ini penyebab kebakaran mengarah pada dugaan korsleting listrik, sebagaimana hasil pemeriksaan awal di lokasi,” ujar AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama.

 

Sumber : (Humas Polres Kebumen)

Berita Terkait

Bersama Dinkes, Bhabinkamtibmas Polres Kebumen Dijadikan Petugas Tracer TB Paru, Perkuat Deteksi Dini di Desa
Apresiasi Warga Ngawi terhadap Kehadiran Polisi di Tengah Masyarakat
Diduga Ada Praktik Pelangsiran Solar Subsidi di SPBU Ferry Batulicin, Warga Keluhkan Sulit Mendapat BBM
Warga Resah Dugaan Karaoke dan Miras di Kawasan Wisata Goa Jatijajar, Minta Aparat dan Dinas Terkait Lakukan Pengecekan
Petani Ditemukan Meninggal di Sawah Desa Geblug saat Dijemput Cucunya
Jeritan 15 Tahun Transmigran Air Balui: Menuntut Keadilan di Tengah Sengkarut Agraria, Ombudsman RI Terkesan Tidak Peduli
OTT di Jakarta Barat dan Bali, KPK Ringkus Pejabat Imigrasi: PPWI Desak Pengusutan Gurita Pungli dan Keterlibatan Patnal
Pergantian Tampuk Kepemimpinan BGN: Antara Badai Kepercayaan Publik, Kompetensi Akademis, dan Degradasi Moral Birokrasi
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:38 WIB

Bersama Dinkes, Bhabinkamtibmas Polres Kebumen Dijadikan Petugas Tracer TB Paru, Perkuat Deteksi Dini di Desa

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:33 WIB

Apresiasi Warga Ngawi terhadap Kehadiran Polisi di Tengah Masyarakat

Kamis, 4 Juni 2026 - 02:38 WIB

Diduga Ada Praktik Pelangsiran Solar Subsidi di SPBU Ferry Batulicin, Warga Keluhkan Sulit Mendapat BBM

Kamis, 4 Juni 2026 - 02:18 WIB

Warga Resah Dugaan Karaoke dan Miras di Kawasan Wisata Goa Jatijajar, Minta Aparat dan Dinas Terkait Lakukan Pengecekan

Kamis, 4 Juni 2026 - 00:28 WIB

Petani Ditemukan Meninggal di Sawah Desa Geblug saat Dijemput Cucunya

Berita Terbaru