Pengamat Politik, Dr. Fachrul Razi: Strategi Politik Presiden Prabowo Selamatkan Program MBG

- Redaksi

Kamis, 4 Juni 2026 - 00:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detikdimensi.com Jakarta – Pengamat Politik yang juga Anggota DPD RI periode 2014-2024, Dr. Fachrul Razi, membeberkan analisis politiknya terkait gaya kepemimpinan dan strategi Presiden Prabowo Subianto dalam mengeksekusi dan menyelamatkan program-program pemerintah. Fachrul menilai, ada kecenderungan kuat bahwa Presiden sengaja membiarkan dinamika dan persoalan muncul terlebih dahulu pada fase awal implementasi program populis sebelum akhirnya turun tangan sebagai “penyelamat”.

 

Menurut Fachrul, langkah ini merupakan bagian yang tidak terlepas dari skenario politik jangka panjang untuk memperkuat posisi dan meraih simpati publik yang lebih luas menjelang Pemilihan Presiden 2029 mendatang. “Keberhasilan dan kegagalan program MBG menentukan elektabilitas Prabowo di 2029,” tegas alumni Politik Universitas Indonesia.

 

“Presiden Prabowo itu paham betul bagaimana menciptakan popularitas isu dan kebijakan yang disukai rakyat, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, hingga Koperasi Merah Putih,” ujar Fachrul Razi dalam sebuah tayangan podcast.

 

Ia menambahkan bahwa fokus utama Presiden saat ini adalah memastikan aksi dan implementasi program-program populis tersebut berjalan di lapangan, terlepas dari adanya kekurangan di tata kelola. Menurutnya, dinamika negatif seperti penyalahgunaan anggaran atau penyelewengan justru akan menjadi panggung politik yang menguntungkan bagi Prabowo.

Baca Juga :  Polres Magetan Amankan Pelaku Curanmor Terekam CCTV Di Maospati serta Kembalikan Motor Korban

 

“Ketika muncul masalah di lapangan—misalnya persoalan MBG atau koperasi—beliau akan memosisikan diri sebagai eksekutor yang membereskan masalah tersebut. Ia akan melibatkan penegak hukum seperti Jaksa, Kepolisian, hingga TNI untuk menindak tegas mereka yang merusak programnya,” jelas Fachrul.

Strategi the strong leadership ini dinilai sengaja dibangun untuk membuktikan kepada masyarakat bahwa Presiden berdiri kokoh sebagai pembela hak-hak rakyat dari para oknum yang bermain di lingkaran kekuasaan. Fachrul menekankan, informasi intelijen yang dimiliki presiden sangat kuat mengingat banyaknya elemen pendukungnya yang tersebar di berbagai sektor pemerintahan.

 

Kendati demikian, Fachrul menggarisbawahi bahwa efektivitas skenario politik ini akan sangat bergantung pada momentum dan hasil evaluasi nyata di masa depan.

Baca Juga :  Viral di Facebook, Postingan "Pertarungan Legend" Picu Spekulasi Di Kebumen: Akun Pemilik Sudah Dihapus

“Kita lihat nanti, tujuannya tentu 2029. Apakah momentum penegakan hukum dan evaluasi tegas ini berhasil mendongkrak elektabilitas beliau atau tidak. Namun jika hal itu dinilai baik untuk politiknya, ia akan mengeksekusinya dengan cepat,” pungkasnya.

 

Menurutnya sikap tegas ini akan menjadi pelajaran penting bagi siapa saja yang dipercaya istana untuk menjalankan program strategis Prabowo, jika berhasil akan naik karir, jika gagal siap-siap akan di pecat dalam seketika waktu,” tutupnya.

 

(TIM/RED)

Berita Terkait

Erosi Menggerus Sawah, Warga Kemangguan Desak Penertiban Tambang Pasir Ilegal di Sungai Luk Ulo
Jawaban 20 Halaman Polresta Pati Disorot: Kuasa Hukum H. Utomo Sebut Inti Gugatan Tak Dijawab
Kuasa Hukum H. Utomo Kritik Jawaban 20 Halaman Polresta Pati
Revitalisasi SDN Jatimalang Senilai Rp1,1 Miliar: Desakan Pengawasan Ketat Mengiringi Rencana Sistem Swakelola
Gerak Cepat, Babinsa Pangkur Bersama Bhabinkamtibmas Bantu Padamkan Kebakaran Rumah Warga
Kebakaran Mengancam Lahan Kosong Nambangan Lor, Petugas Bergerak Cepat
Instruksi Wapres Gibran Diminta Ditindaklanjuti, Kapolda Sumut Didesak Usut Kasus Korban Tangkap Maling Jadi Tersangka dan DPO
Mandek 8 Bulan, Pelapor Desak Kapolda Jateng Baru Usut Tuntas Dugaan Pencemaran Nama Baik
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 00:35 WIB

Erosi Menggerus Sawah, Warga Kemangguan Desak Penertiban Tambang Pasir Ilegal di Sungai Luk Ulo

Jumat, 9 Oktober 2026 - 00:31 WIB

Jawaban 20 Halaman Polresta Pati Disorot: Kuasa Hukum H. Utomo Sebut Inti Gugatan Tak Dijawab

Jumat, 9 Oktober 2026 - 00:27 WIB

Kuasa Hukum H. Utomo Kritik Jawaban 20 Halaman Polresta Pati

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:53 WIB

Revitalisasi SDN Jatimalang Senilai Rp1,1 Miliar: Desakan Pengawasan Ketat Mengiringi Rencana Sistem Swakelola

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:58 WIB

Gerak Cepat, Babinsa Pangkur Bersama Bhabinkamtibmas Bantu Padamkan Kebakaran Rumah Warga

Berita Terbaru