Pemkot Jakarta Barat Diminta Menertibkan Bangunan Diatas Saluran Yang Menjadi Aktivitas Terminal Bayangan

- Redaksi

Kamis, 26 Maret 2026 - 12:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Pemerintah Kota Adminitrasi Jakarta Barat diminta untuk menertibkan sejumlah bangunan liar yang berdiri diatas saluran air di kawasan Olt Ringroud Kayu besar Cengkareng Jakarta Barat.

Pasalnya bangunan liar yang berdiri diatas saluran tersebut yang digunakan untuk kegiatan jual beli teket terminal bayangan para oknum dan PO Bis antar kota untuk mengais keuntungan pribadi yang dapat menimbulkan kerugaian bagi masyarakat dan negara.

ADVERTISEMENT

Ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini bagunan liar yang menjadi aktivitas calo tiket terminal bayangan sudah cukup lama.Dan bangunan liar itu berdiri diatas saluran air.”kata Samsir salah satu warga kayu besar di lokasi.

Samsir juga heran aktivitas terminal bayangan di kawasan itu sudah berlangsung cukup lama dan tidak pernah ada tindakan yang tegas untuk menutup kegitan ilegal itu dari aparatur pemerintah Jakarta Barat ataupun pemprov DKI Jakarta.katanya

Baca Juga :  Wilson Lalengke Diundang Dubes Rusia Menikuti Telekonferensi Internasional tentang Kejahatan Perang di Wilayah Belgorod

“Itu jelas bangunan para agen bus diterminal bayangan itu berdiri diatas saluran air memakan badan dalan dan trotoar yang seharusnya menjadi hak pejalan kaki.Kini saluran dan terotoar dijadikan terminal bayangan.”ujarnya

Menurutnya ,sebenarnya tidak sulit untuk nenertibkan terminal bayangan yang setiap saat menjadi sumber kemacetan dan kegiatan ilegal yang dilakukan oleh para oknum dikawasan itu.

” Tinggal pemprov DKI Jakarta melalui dinas perhubungan serius atau tidak untuk menegakakn peraturan,atau kegiatan parktek ilegal itu segaja di pelihara sebagai sumber mata air para oknum berseragam untuk mencari keuntungan pribadi dan kelompoknya.”ujar Samsir.

Kebradaan Bangunan liar diatas saluran itu juga mendapat sorotan dari Darsuli,SH .MH salah satu Aktivis muda dan juga berprovesi sebagai pengacara,Ia menilai persoalan terminal bayangan ini mencuat setiap tahun terlebih musim mudik lebaran.

Baca Juga :  Kekerasan Guru di Kebumen: Murid Mengalami Gegar Otak dan Dirawat di Rumah Sakit

“Ini masalah yang tak pernah tuntas dari tahun ke tahun,padahal jika pemprov DKI Jakarta Beserta Disnas perhubungan serius untuk memberantas terminal bayangan itu sangat mudah.Bongkar saja bangunan liat yang menjadi sarang para oknum yang berada diatas saluran itu,dan rubah kawasan itu menjadi kawasan tertib lalu lintas pasti beres.”ujarnya.(24/3/2026)

Darsuli juga menyoroti tindakan yang dilakukan dishub bersama aparat kepolisian sendiri melalui sangsi tilangan itu tidak akan merubah situasi jika pemkot Jakarta Barat tidak mendukung secara penuh untuk menata kawasan itu menjadi kawasan tertib lalu lintas.

Baca Juga :  Dugaan Pungutan di SMPN 3 Purworejo Disorot, Kejaksaan Agung Turun Pantau

“Jika Pemprov DKI Jakarta dan pemkot Jakarta Barat mau serius melakukanpenertiban terminal bayangan yang selama ini sangat meresahkan dan menjadi penyebab hilangnya retribusi daerah lakukan tindakan tegas secara bersama sama.Kalau hanya mengandalkan dishub saja sampai kiamatpun tidak akan bisa selesai.Karena dishub memiliki keterbasasan kewenangan hanya sebatas menilang dan tidak memiliki aspek hukum yang kuat sehingga para pelaku kegiatan ilegal itu bisa terus bebas beroperasi.”tegasnya.

Ia mendorong Pemprov DKI Jakarta dan pemkot Jakarta Barat untuk melakukan investigasi mendalam terkait duagaan adanya oknum yang bermain dibelakang maraknya terminal bayangan diwilayah Jakarta Barat.

“Jika terbukti ada oknum sipapun itu lakukan tindakan tegas,bongkar bangunan liar yang menjadi sarang praktek ilegal yang merugikan negara dan masyarakat itu.”pungkasnya.

Berita Terkait

Dugaan Kekerasan Anak di Lembaga Non-Formal Kebumen Jadi Sorotan, Ahli Hukum Ingatkan Pentingnya Proses Hukum dan Perlindungan Korban
Konflik Pencarian BBL di Perairan Kebumen-Purworejo Jadi Sorotan, Nelayan Cilacap Harapkan Solusi Damai
Dua Warga Kebumen Layangkan Somasi Kepada “R” Oknum Advokat Yang Mengaku Sebagai Kuasa Hukum
Kejari vs Inspektorat Purworejo Soal Dugaan Pungli SMPN 3, Publik Soroti Perbedaan Pernyataan
Sertifikat Tiba-Tiba Berubah, Pesantren Terancam Dieksekusi” — Kisah Ponpes Minhajut Tholibin di Purworejo
LPK Kebumen Desak Polres Purworejo Tetapkan Tersangka Dugaan Pungli SMPN 13, Infak Rp1,4 Juta Disorot
Dugaan Pemerasan Rp10 Juta di Kasus Anak Kebumen, Oknum Klaim Kuasa Hukum Jadi Sorotan!
Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Klirong Kebumen, Penanganan Kasus Diharapkan Transparan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 00:05 WIB

Dugaan Kekerasan Anak di Lembaga Non-Formal Kebumen Jadi Sorotan, Ahli Hukum Ingatkan Pentingnya Proses Hukum dan Perlindungan Korban

Minggu, 17 Mei 2026 - 12:07 WIB

Konflik Pencarian BBL di Perairan Kebumen-Purworejo Jadi Sorotan, Nelayan Cilacap Harapkan Solusi Damai

Senin, 11 Mei 2026 - 09:59 WIB

Dua Warga Kebumen Layangkan Somasi Kepada “R” Oknum Advokat Yang Mengaku Sebagai Kuasa Hukum

Rabu, 6 Mei 2026 - 22:01 WIB

Kejari vs Inspektorat Purworejo Soal Dugaan Pungli SMPN 3, Publik Soroti Perbedaan Pernyataan

Rabu, 6 Mei 2026 - 14:17 WIB

Sertifikat Tiba-Tiba Berubah, Pesantren Terancam Dieksekusi” — Kisah Ponpes Minhajut Tholibin di Purworejo

Berita Terbaru